Dilangkahi Dua Kali, Kakak Kandung Nia Ramadhani Ikhlas

Kompas.com - 31/03/2010, 14:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kakak kandung pesinetron Nia Ramadhani, Yudhistira Hermawan alias Wawan, mengaku sudah mengikhlaskan adiknya untuk menikah dengan putra pengusaha yang juga politisi Aburizal Bakrie pada Kamis (1/4/2010) esok hari. Dengan menikahnya Nia dengan Ardie, Wawan mengaku sudah dilangkahi dua kali. 

"Proses pelangkahannya merupakan izin dan itu merupakan proses dari siraman. Saya sebagai kakaknya yang dilangkahi oleh Nia, mengikuti prosesnya saja," kata Wawan seusai prosesi siraman Nia di kediamannya, Jalan Benda II No 9, Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2010).

Wawan mengaku tak mau berkecil hati meski dia menjadi putra terakhir dari pasangan Priya Ramadhani dan Canty Mercia yang belum menikah. "Kebetulan saya yang terakhir belum nikah. Adik saya sudah ada yang menikah laki-laki, kemudian Nia, jadi sudah dua kali saya dilewatin," kata Wawan.

Meski begitu, Wawan mengaku tak merasa harus jadi beban. "Perasaannya enggak ada beban, di antara keluarga saling support. Calonnya Nia, Mas Ardie, juga kebetulan kawan baik saya, teman main, jadi tidak ada beban sama sekali, benar-benar bahagia," ujarnya.

Wawan juga mengaku jika rasa bahagianya tak terbendung saat Nia meminta restunya. "Bukan aku terharu, senang, bahagia akhirnya Nia bisa menikah dengan pria yang baik, keluarganya, maupun Mas Ardienya baik, yang terlebih dia teman juga," kata Wawan.

Pada kesempatan yang sama, sesuai dengan agenda keluarga, akad nikah Nia dan Ardie akan berlangsung esok hari di Hotel Mulia. "Prosesinya akad jam dua besok (1/4/2010) untuk resepsi akad pakai adat Sunda. Aku berdoa semoga Nia menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah, Ardie dan Nia semoga menjadi orangtua yang bijak bagi anaknya," ujar Wawan dengan doa. (FAN)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau