Kasus Gayus Justru Tingkatkan Pendapatan Pajak?

Kompas.com - 31/03/2010, 15:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat ekonomi dari Institute for Development Economy and Finance atau Indef, Aviliani, mengatakan bahwa terungkapnya kasus Gayus Halomoan Tambunan tak mempengaruhi target pendapatan pajak tahun ini.

Menurut Aviliani, di Jakarta, Rabu (31/3/2010), kasus Gayus ini justru akan meningkatkan pendapatan pajak pada tahun ini. "Pegawai dan pembayar pajak akan takut sehingga tidak ada ’kongkalikong’ (main mata) sehingga akan menaikkan pendapatan," katanya.

Mengenai ancaman tak membayar pajak atas kasus Gayus ini, pengamat ekonomi yakin bahwa hal itu tidak terjadi karena bisa dipidanakan. Namun, pemerintah menurutnya harus melakukan perubahan sistem pembayaran pajak sehingga tidak terjadi lagi penggelapan pajak.

Aviliani menegaskan bahwa pemerintah mempercepat proses single identity number (SIN) sehingga jumlah pasti pembayaran pajak pribadi bisa diketahui.

Adapun untuk badan hukum usaha, perlu rasio-rasio yang bisa menetapkan kewajiban pajak yang harus dibayar oleh perusahaan. "Saat ini baru perbankan saja yang memiliki rasio-rasio, sedangkan industri lain belum sehingga perlu kerja sama dengan Departemen Perdagangan dan Departemen Perindustrian untuk membuat rasio-rasio tersebut," katanya.

Aviliani mencontohkan, di perusahaan pertambangan banyak terjadi kasus transfer pricing (pajak berganda). Dengan adanya rasio tersebut, kasus tersebut bisa diminimalkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau