Van der Sar: MU Tak Butuh Rooney

Kompas.com - 01/04/2010, 00:40 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Kiper Manchester United, Edwin van der Sar mengatakan, timnya mampu menjuarai Premier League dan Liga Champions, meski tak diperkuatn Wayne Rooney. Meski begitu, ia berharap, Rooney bisa segera pulih dari cedera dan kembali bermain.

"Ketika melawan Bolton, kami juga bermain dengan sejumlah pemain lain (bukan utama). (Cedera) bisa terjadi dalam satu musim. Anda selalu ingin pemain terbaik siap tampil. Namun, kami tahu pemain yang menggantikan mereka juga bisa melakukan pekerjaan bagus," ujar Van der Sar.

Rooney mengalami cedera pergelangan kaki dalam duel leg pertama perempat final Liga Champions melawan Bayern Muenchen, Selasa (30/3/2010). Rooney membutuhkan, paling cepat, dua pekan untuk pulih dari cedera itu dan kembali bermain.

Mengingat Rooney merupakan motor permainan dan mesin gol MU, ketiadaan dirinya di lapangan mengancam ambisi juara MU. Apalagi, dalam waktu dua pekan ini, mereka akan melakoni sejumlah laga yang akan menentukan persaingan gelar Premier League dan Liga Champions.

MU saat ini menguasai klasemen Premier League dengan 72 poin atau cuma unggul satu angka dari Chelsea di tempat kedua. Akhir pekan ini, mereka akan melawan Chelsea dan tanpa Rooney, posisi klasemen semakin mungkin berubah.

Setelah itu, MU masih akan menjamu Bayern Muenchen, di leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (7/4). Setelah kalah 1-2 di leg pertama, Selasa (30/3/2010), Meski cuma membutuhkan kemenangan 1-0, absennya Rooney telah menyempitkan peluang mereka. (SCN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau