Liga europa

Benfica Bertekad Pukul Liverpool

Kompas.com - 01/04/2010, 02:45 WIB

Lisabon, Selasa - Pemain-pemain Benfica cukup optimistis timnya bisa memukul Liverpool di laga pertama babak perempat final Liga Europa. Benfica akan menjamu Liverpool di Estadio da Luz, Kamis (1/4).

Striker Benfica, Javier Saviola, mengatakan, tidak seorang pun di Benfica takut menghadapi ”The Reds”. ”Liverpool memiliki sejarah di Eropa, tetapi kami tidak akan rendah diri di hadapan mereka,” kata Saviola.

Modal Benfica untuk meraih kemenangan cukup besar. Selain didukung kondisi tim yang solid, sokongan suporter tuan rumah juga menjadi faktor penting dalam laga ini.

Benfica juga didukung statistik rekor pertemuan dengan Liverpool. Dari tiga kali pertemuan terakhir, Benfica selalu menang. Di dua laga terakhir Benfica memecundangi The Reds di Liga Champions tahun 2006. Ketika itu Benfica menang 1-0 saat menjamu Liverpool dan unggul 2-0 saat bermain tandang di markas Liverpool.

Melawan Liverpool, Saviola mengingatkan rekannya agar tidak hanya fokus kepada Fernando Torres. ”Kami harus mewaspadai Steven Gerrard, Javier Mascherano, Maxi Rodriguez, dan Dirk Kuyt. Keempat pemain ini cukup berbahaya,” ujarnya.

”Akan tetapi, saya sendiri tidak terlalu khawatir dengan penampilan mereka karena lini belakang kami cukup solid,” lanjut mantan pemain Barcelona dan Real Madrid ini.

Sama halnya dengan Benfica, pemain-pemain Liverpool juga dalam kepercayaan diri yang tinggi. Kemenangan 3-0 di Liga Inggris menjadi tambahan motivasi mereka untuk menghentikan dominasi Benfica. Torres menunjukkan diri sebagai striker yang berbahaya dengan menyumbangkan dua gol.

”Saya pikir (Fernando) Torres adalah striker terbaik di dunia. Torres adalah lawan saya saat latihan. Jadi, saya tahu kemampuannya. Ia memiliki kekuatan yang sering memberikan masalah buat lawan-lawannya,” kata pemain belakang Liverpool, Jamie Carragher.

”Dia tak pernah berpikir bermain lambat dan selalu bagus dalam mengolah bola. Dia akan selalu mencari celah untuk mencetak gol,” ujar Carragher menambahkan.

Cedera pemain

Cedera pemain menghantui beberapa klub dalam laga pertama babak perempat final Liga Europa, Kamis ini.

Klub Jerman VfL Wolfsburg—yang akan menjalani laga tandang ke markas Fulham di Craven Cottage—kemungkinan besar tidak akan diperkuat striker utamanya Edin Dzeko. Seperti dikutip beberapa media di Jerman, Dzeko mengalami cedera lutut saat melakukan sesi latihan.

Melawan Fulham, Wolfsburg patut waspada dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Pemain Fulham memiliki semangat juang yang tinggi, seperti yang mereka tunjukkan saat memukul wakil Italia, Juventus. Berkat kemenangan itu, Fulham membalikkan keadaan dari tertinggal 1-3 menjadi unggul 5-4 secara agregat.

Sementara itu, Atletico Madrid kemungkinan besar tak bisa menggunakan tenaga Jose Antonio Reyes untuk laga melawan Valencia, menyusul cedera yang dialaminya.

Reyes mengalami cedera otot betis kiri, yang didapat saat Atletico Madrid melakoni laga derbi melawan Real Madrid akhir pekan lalu. Sejauh ini belum diketahui seberapa serius cedera yang dialaminya. Namun, kemungkinan besar Reyes harus menjalani masa istirahat minimal sepekan. (REUTERS/AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau