JAKARTA, KOMPAS.com — Kantor Direktorat Jenderal Pajak menjadi sasaran "tangan jahil" menyusul terungkapnya kasus Gayus Tambunan, miliarder muda yang diduga terlibat makelar kasus pajak. Tepat di tembok pagar Kantor Ditjen Pajak yang terletak di Jalan Gatot Subroto ini, ada banyak coretan yang ditulis menggunakan cat semprot berwarna hitam. Isinya bisa membuat panas seluruh warga Ditjen Pajak. Coretan tersebut di antaranya berbunyi "Sarang Koruptor". Kemudian, ada juga tulisan yang berbunyi "Sarang Mafia" dan "Kantor Bandit".
Apabila kebetulan tengah melintas di depan kantor ini, Anda harus memerhatikan dengan saksama untuk bisa membaca tulisan-tulisan ini. Pasalnya, coretan yang menggunakan cat semprot berwarna hitam ini hampir tidak terbaca karena diaplikasikan di tembok pagar yang berwarna abu-abu.
Salah seorang petugas keamanan Kantor Ditjen Pajak, Abdulloh Sefei, yang ditemui di kantornya, Kamis (1/4/2010), menyatakan bahwa tulisan tersebut diguratkan oleh beberapa demonstran yang melakukan aksinya di depan Kantor Ditjen Pajak, Selasa (30/3/2010) lalu. "Sudah ada sejak demo Selasa yang lalu. Yang nulis lebih dari seorang," ujar dia. Namun, sampai saat ini tulisan tersebut masih tetap dibiarkan saja.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang