Arus Balik Liburan, Jalur Pantura di Cirebon Macet 5 Km

Kompas.com - 04/04/2010, 17:25 WIB

CIREBON, KOMPAS.com  - Akibat jumlah kendaraan dari Jawa Tengah menuju Jakarta meningkat lebih dari dua kali lipat, terjadi kemacetan hingga 5 Km di lokasi perbaikan jalan Desa Jati Anom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Minggu (4/4/2010).

Itu terjadi sejak pukul 12.00. Menurut sejumlah warga di Desa Jati Anom, sejak pukul 11.00 jumlah kendaraan terus meningkat, dan sekitar pukul 12.00-13.00 kepadatan mulai terasa.

Puncaknya, mulai pukul 14.00 antrean kendaraan yang didominasi mobil pribadi, memanjang di jalan pantura Cirebon dari Desa Jati Anom hingga Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun.

Perbaikan jalan sepanjang 1 Km itu berakibat ruas jalan Cirebon-Jakarta digunakan dua arah. Sayangnya, karena jumlah mobil meningkat dan pengemudi tidak mau antre, kemacetan malah terjadi.

"Hari ini adalah hari terakhir orang Jakarta liburan panjang," kata Kepala Unit Bimbingan Masyarakat Polsek Susukan Aipda Asadi. Hingga pukul 16.00, kemacetan masih terjadi. Sebaliknya, dari arah Jakarta-Cirebon, arus kendaraan cenderung sepi.

Namun, sebelum memasuki lokasi perbaikan jalan, kepadatan arus karena jalan menyempit juga dirasakan pengguna jalan. Sejumlah bus dan mobil pribadi dari arah Cirebon yang sudah mengetahui jalan alternatif, memilih memutar balik melewati jalur alternatif mulai dari Tegal Gubug-Kali Wedi-Cadas Pinggan.

Jalur ini sedikit memutar sehingga lebih jauh 3-5 Km tetapi waktu tempuh menjadi lebih cepat karena tidak terjebak macet. Jalan alternatif yang lebarnya sekitar 6-8 meter itu tembusnya setelah titik kemacetan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau