CIREBON, KOMPAS.com - Akibat jumlah kendaraan dari Jawa Tengah menuju Jakarta meningkat lebih dari dua kali lipat, terjadi kemacetan hingga 5 Km di lokasi perbaikan jalan Desa Jati Anom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Minggu (4/4/2010).
Itu terjadi sejak pukul 12.00. Menurut sejumlah warga di Desa Jati Anom, sejak pukul 11.00 jumlah kendaraan terus meningkat, dan sekitar pukul 12.00-13.00 kepadatan mulai terasa.
Puncaknya, mulai pukul 14.00 antrean kendaraan yang didominasi mobil pribadi, memanjang di jalan pantura Cirebon dari Desa Jati Anom hingga Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun.
Perbaikan jalan sepanjang 1 Km itu berakibat ruas jalan Cirebon-Jakarta digunakan dua arah. Sayangnya, karena jumlah mobil meningkat dan pengemudi tidak mau antre, kemacetan malah terjadi.
"Hari ini adalah hari terakhir orang Jakarta liburan panjang," kata Kepala Unit Bimbingan Masyarakat Polsek Susukan Aipda Asadi. Hingga pukul 16.00, kemacetan masih terjadi. Sebaliknya, dari arah Jakarta-Cirebon, arus kendaraan cenderung sepi.
Namun, sebelum memasuki lokasi perbaikan jalan, kepadatan arus karena jalan menyempit juga dirasakan pengguna jalan. Sejumlah bus dan mobil pribadi dari arah Cirebon yang sudah mengetahui jalan alternatif, memilih memutar balik melewati jalur alternatif mulai dari Tegal Gubug-Kali Wedi-Cadas Pinggan.
Jalur ini sedikit memutar sehingga lebih jauh 3-5 Km tetapi waktu tempuh menjadi lebih cepat karena tidak terjebak macet. Jalan alternatif yang lebarnya sekitar 6-8 meter itu tembusnya setelah titik kemacetan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang