Pemberantasan korupsi

ICW Menolak Seleksi Pimpinan KPK

Kompas.com - 05/04/2010, 03:28 WIB

Jakarta, Kompas - Pembentukan panitia seleksi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ditentang. Pemilihan ketua baru dikhawatirkan justru akan menghambat kinerja lembaga yang kini tengah mengusut kasus besar, khususnya yang berkaitan dengan pemerintah dan DPR.

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho serta Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Febri Diansyah menyampaikan penolakan itu di Jakarta, Minggu (4/4).

”Bukan kali ini saja pemerintah dinilai sangat terobsesi memilih pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dan mengatur lembaga ini,” kata Febri.

Febri mengingatkan, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pelaksana Tugas Pimpinan KPK oleh Presiden telah menjadi ”kuda troya” untuk melemahkan KPK. ”Ketika perppu ini resmi ditolak DPR, bukan tidak mungkin pembentukan panitia seleksi dengan tujuan memilih ketua KPK kali ini juga dalam rangka menempatkan ’kuda troya’ kembali,” katanya.

Febri mengkhawatirkan pembentukan panitia seleksi akan didomplengi kepentingan politik tertentu. Apalagi saat ini KPK tengah menangani kasus besar yang melibatkan pemerintah.

”Kami khawatir ada kepentingan politik tertentu untuk mengamankan kepentingan mereka, khususnya dalam penanganan kasus Bank Century,” ujarnya.

Emerson menambahkan, saat ini KPK tidak mengalami kekosongan kepemimpinan sehingga alasan pembentukan panitia seleksi tidak bisa dibenarkan. (AIK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau