"Setan Merah" Tak Layak Bilang Lelah

Kompas.com - 05/04/2010, 16:26 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Kapten Manchester United, Gary Neville, mengatakan, kelelahan adalah harga yang harus dibayar sebuah tim yang berambisi merajai berbagai ajang. Karenanya, sebagai tim yang berambisi juara yang sudah kenyang melewati jadwal berat, timnya tidak pantas menjadikan kelelahan sebagai pembenaran atas hasil buruk.

Dalam dua laga terakhir, MU meraih hasil mengecewakan. Setelah kalah 1-2 dari Bayern Muenchen, di leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa (30/3/2010), mereka dipaksa menyerah 1-2 kepada Chelsea di panggung Premier League, Sabtu (3/4/2010).

Menurut sejumlah kalangan, kelelahan menjadi penyebab performa buruk MU di kedua laga itu. Selain itu, mengingat Wayne Rooney cedera pergelangan kaki dan kemungkinan besar tidak bisa bermain melawan Bayern di leg kedua, Rabu (7/3/2010), MU dinilai bakal melanjutkan tren buruk tersebut.

"Kami lebih terbiasa bermain Rabu-Sabtu ketimbang memiliki pekan lowong. Aku tak berpikir bahwa ini adalah faktor (kekalahan). Kadang kala, ketika Anda mendapatkan minggu kosong, Anda malah bingung mencari kegiatan karena Anda biasa bermain," ujar Neville.

"Kami gembira melakoni laga-laga besar dan tampil di Eropa. Kami juga memiliki skuad yang besar. Jadi manajer (Alex Ferguson) akan menjadikan semuanya segar kembali. Kami baik-baik saja dengan posisi kami saat ini," tandasnya. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau