SURABAYA, KOMPAS.com - Pemilihan Wali Kota Surabaya diprakirakan bisa berlangsung satu putaran. Dari lima pasangan peserta, sudah dua bisa mendapat suara di atas 30 persen. Ketua Pusat Studi Demokrasi dan HAM, M Asfar mengatakan, prakirakan itu berdasarkan survei lembaganya selama akhir Maret. Survei itu untuk mengetahui elektabilitas lima pasangan calon.
"Pasangan Arif Afandi-Adies Kadir mendapat 37,7 persen dan Tri Rismaharini-Bambang DH mendapatkan 36,2 persen," ujarnya di Surabaya, Selasa (6/4/2010).
Dengan tingkat toleransi kesalahan lima persen, masih ada dua pasangan mendapat di atas 30 persen suara. Undang-undang pemerintahan daerah menyebutkan pasangan yang memperoleh 30 persen dapat ditetapkan sebagai pasangan terpilih.
Hasil survei juga menunjukkan pasangan calon yang berkuasa, berpeluang menjadi pemenang. Saat ini Arif menjadi Wakil Wali Kota Surabaya, sementara Bambang menjadi Wali Kota Surabaya. Dalam pemilihan, koalisi Demokrat-Golkar yang disokong 16 partai non parlemen mencalonkan Arif sebagai Wali Kota. Sementara PDI-P mengusung Bambang sebagai Wakil Wali Kota.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang