Gara-gara Walcott, Valdes-Pep Berselisih

Kompas.com - 06/04/2010, 19:28 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Kiper Barcelona, Victor Valdes, menilai gelandang Arsenal, Theo Walcott, adalah pemain yang akan menentukan hasil akhir duel leg kedua perempat final Liga Champions antara kedua kubu di Camp Nou, Selasa (6/4/2010). Pendapat ini berbeda dengan Pelatih Barcelona Josep "Pep" Guardiola, yang menyebut kiper Manuel Almunia-lah yang harus diwaspadai.

Hal tersebut mengacu pada pertandingan leg pertama, Rabu (31/3/2010). Dalam 18 menit pertama duel tersebut, Barcelona menciptakan setidaknya lima peluang emas, yang semuanya mentah di tangan Almunia. Namun, Barcelona kemudian berhasil unggul 0-2 berkat sepasang gol Zlatan Ibrahimovic pada menit ke-46 dan ke-59.

Barcelona tampaknya sudah akan membukukan kemenangan ketika Arsenal berhasil memperpendek jarak berkat gol Walcott pada menit ke-69. Dari sektor kanan, Walcott menusuk jantung pertahanan Barcelona dan melepaskan tendangan keras, yang gagal dihalau oleh Valdes.

Gol itu melambungkan semangat dan kepercayaan diri Arsenal sehingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui gol Cesc Fabregas dari titik penalti pada menit ke-85. Skor 2-2 ini bertahan sampai akhir laga.

"Walcott menunjukkan betapa penting dirinya untuk mereka. Ketika ia datang, ia menunjukkan bahwa ia mampu menyerang dengan segenap kecepatan dan kemampuannya. Ia adalah pemain penting dan kami harus mengawasinya. Namun, mereka juga memiliki pemain lain dengan kualitas besar," ulas Valdes.

"Kami akan mencoba menahannya dan menghentikannya seperti pemain lain dengan karakter bermain yang sama. Anda harus mengawalnya supaya tak masuk daerah berbahaya dan menutup ruang untuknya. Ia pemain yang cepat. Bek mana pun akan sulit menjaganya karena ia bisa melewati Anda. Ada cara untuk menghadapinya. Namun, Anda harus selalu waspada," tandasnya. (MIR)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau