JAKARTA, KOMPAS.com — Pebalap Ferrari Fernando Alonso tak terlalu berpikir tentang kesuksesan tim Red Bull Racing pada balapan di Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu. Mantan juara dunia 2005 dan 2006 ini justru semakin tertantang dan optimistis, "Scuderia" akan bangkit dan bakal memiliki mobil terbaik dalam dua atau tiga balapan ke depan.
Memang, dalam pertarungan di GP Malaysia, Minggu (4/4/2010), Alonso gagal menuai hasil maksimal karena mobilnya mengalami kendala pada mesin. Sebaliknya, Red Bull tampil mengesankan karena menguasai podium 1-2 dengan Sebastian Vettel menjadi yang tercepat.
Namun, menurut Alonso, kemenangan mudah Red Bull di Sepang itu lebih karena "hadiah" yang diberikan oleh Ferrari dan McLaren. Pasalnya, dua tim yang merupakan pesaing terberat Red Bull itu membuat kesalahan fatal saat kualifikasi dan salah membaca perubahan cuaca sehingga harus start dari barisan belakang.
"Mereka tiga kali ke posisi pemuncak, tetapi tiga kemenangan itu saya tidak yakin karena kami sangat cepat di Bahrain dan kami juga mungkin lebih cepat dari mereka di Australia," ungkap Alonso kepada Planet-f1.com. "Di sini balapannya aneh, terlalu mudah bagi mereka karena kami membuat kesalahan saat kualifikasi. Kami tidak terlalu khawatir," ungkapnya.
"Perjalanan masih sangat panjang dan kami masih punya kesempatan untuk memperbaiki mobil. Kami sadar, kami harus memperbaiki mobil sehingga saya yakin bahwa kami bisa memiliki mobil terbaik dalam beberapa seri nanti," harapnya.
"Seperti yang selalu diperlukan, konsistensi, untuk menjadi juara. Namun, kamu juga perlu kecepatan. Kami baru melalui tiga balapan sehingga wajar jika ada perubahan pimpinan pada balapan pertama. Perlu beberapa balapan untuk menetap di posisi teratas," ungkap Alonso.
"Seperti biasa, kamu perlu finis di semua balapan. Dan jika memungkinkan, meraih poin. Namun, dengan adanya sistem poin baru, kamu perlu memenangkan sebanyak mungkin balapan karena 25 poin itu merupakan penghargaan yang bagus," ucapnya.
"Sekarang posisinya (memimpin klasemen) terbuka karena banyak pebalap memiliki sekitar 30 poin. Namun seperti yang saya katakan, ketika kompetisi sudah menjelang akhir, saya yakin hanya dua atau tiga pebalap yang akan bertarung untuk memperebutkan gelar juara," tutup Alonso.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang