Bencana alam

Longsor di Temanggung, Dua Orang Tewas

Kompas.com - 07/04/2010, 04:08 WIB

Temanggung, Kompas - Bapak dan anak, Sucipto (60) dan Anas Sobirin (12), tewas tertimbun longsoran tanah dari tebing setinggi 5 meter di belakang rumah mereka di Dusun Gedekan, Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Senin (5/4) malam. Musibah ini terjadi setelah hujan deras turun sejak Senin siang hingga petang.

Kepala Dusun Gedekan Untung Sutrisno mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 20.00. Ketika itu, Sucipto beserta istri, Sartini (48), dan Anas bersiap untuk makan malam.

Saat Sartini keluar dari ruang makan untuk mengambil barang di kamar, tiba-tiba ia mendengar suara gemuruh. Begitu kembali ke ruang makan, ia pun histeris dan berteriak minta tolong karena melihat longsoran tanah merobohkan tembok belakang rumahnya. Mendengar itu, semua warga segera bergotong royong membersihkan longsoran tanah dan mencari Sucipto dan Anas. Jenazah kedua korban ditemukan pukul 20.30.

Aparat kepolisian membawa dua jenazah korban ke Puskesmas Ngadirejo untuk divisum. Dari hasil pemeriksaan dokter diketahui, korban meninggal karena patah tulang dan kekurangan oksigen.

Sartini yang selamat dari musibah untuk sementara diungsikan ke rumah seorang kerabatnya. ”Sartini masih syok berat,” kata Untung.

Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono mengatakan, Pemerintah Kabupaten Temanggung siap membantu merehabilitasi rumah korban. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyalurkan bantuan tanggap darurat, seperti mi instan, beras, dan peralatan rumah tangga.

Akibat penambangan

Agus menuturkan, musibah ini kemungkinan dipicu oleh maraknya penambangan bahan galian C di sekitar dusun.

”Sebenarnya, sudah banyak dipasang papan larangan menambang. Namun, peringatan sama sekali tidak diindahkan,” kata Agus. (EGI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau