Sarasehan Tuan Rumah SEA Games 2011

Kompas.com - 07/04/2010, 22:15 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Empat Kepala Daerah penyelenggara SEA Games XVI 2011 yakni Sumatera Selatan, DKI Jaya, Jawa Barat, serta Jawa Tengah akan hadir dalam acara Sarasehan Menjadi Tuan Rumah SEA Games XVI Indonesia 2011 Yang Baik, di Gedung Pyramid Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/10).

Penitia sarasehan juga mengundang Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Alfian Mallarangeng, Ketua Komisi X DPR-RI, Ketua Umum KONI-KOI Rita Subowo, serta perwakilan induk organisasi cabang olahraga, dan kalangan usaha.             

Menurut Ketua Panitia, Firmansyah Gindo, sarasehan yang digagas Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat, ini digelar dalam upaya memberikan rekomendasi kepada pemerintah tentang kesiapan tuan rumah penyelenggara SEA Games Indonesia 2011. Mengingat, pemerintah telah memberikan sinyal bahwa penyelenggaraan SEA Games di Indonesia harus se-efisien mungkin.               

"Kami akan kupas dalam sarasehan tentang kesiapan empat daerah yang akan menjadi penyelenggara. Kami beri kesempatan para kepala daerah untuk memaparkan persiapannya. Hasil rekomendasinya akan kami serahkan kepada pemerintah sebagai acuan," kata Firmansyah Gindo, Rabu (7/4/10).

Sarasehan itu juga akan membahas pendanaan, terutama dalam menyikapi kucuran dana dari pemerintah sebesar Rp 300 miliar untuk membiayai pelaksanaan SEA Games. Apakah dana itu dibagi rata kepada empat daerah yang akan menjadi penyelenggara?                

"Kami berharap, sarasehan akan memberi solusi soal minimnya dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau