Puti Guntur Soekarnoputri: Saya Siap...

Kompas.com - 08/04/2010, 13:15 WIB

SANUR, KOMPAS.com — Nama Puti Guntur Soekarnoputri mencuat ke publik menjelang penyelenggaraan Kongres III PDI-P di Sanur, Bali, 6-9 April. Namanya muncul bersama Puan Maharani dan M Prananda Prabowo sebagai generasi muda trah Soekarno yang akan meneruskan tampuk kepemimpinan PDI-P ke depan.

Mereka rencananya dipersiapkan melalui jabatan-jabatan strategis di partai. Ketika dijumpai sesaat setelah terpilihnya kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum terpilih 2010-2015 di Hotel Inna Grand Bali Beach, Kamis (8/4/2010), Puti mengaku siap jika dipercaya Mega untuk duduk dalam kepengurusan DPP lima tahun ke depan. "Sebagai kader partai, apa pun yang ditugaskan, ya, harus siap. Itu terserah, Ibu," tutur Anggota Komisi X DPR periode 2009-2014 ini di lokasi kongres.

Puti menegaskan, kesiapannya sama seperti kesiapannya menerima amanah menjadi legislator di komisi yang membidani persoalan pendidikan dan kebudayaan. Sebagai kader yang loyal, tak ada alasan baginya untuk menolak.

Puti menyadari betul kebudayaan merupakan payung dari segala aspek kehidupan sosial dan budaya di Indonesia. Kebudayaan tak hanya semata soal seni, tetapi juga watak, karakter, dan cara berpikir sebuah bangsa.

"Itu harus dibuat oleh partai bagaimana bisa terimplementasi ke masyarakat. Karena kan sekarang isu yang berkembang disintegrasi, kemiskinan, itu harus dapat dijawab oleh budaya," tuturnya.

Pemahaman seperti ini pun harus masuk dalam internal partai. Pemahaman yang benar tentang kebudayaan dan pendidikan harus diserap dengan baik melalui program-program sehingga dapat ditangkap oleh rakyat dengan mudah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau