Beda Pola Makan, Beda Pula Bakteri Ususnya

Kompas.com - 08/04/2010, 15:28 WIB

PARIS, KOMPAS.com — Usus dulunya hanya dipandang sebagai gudang penyimpan makanan dan tong sampah sisa pencernaan makanan. Namun, konsep baru menyebutkan, usus merupakan organ penting dalam sistem kekebalan tubuh karena di sana ada miliaran mikroba dalam usus yang berperan penting bagi kesehatan.

Bakteri atau flora usus ada sekitar 100-400 jenis. Secara sederhana, bakteri-bakteri ini dikelompokkan sebagai bakteri baik dan bakteri jahat. Jenis bakteri yang hidup di usus manusia ternyata berbeda-beda, tergantung pada budaya karena variasi makanannya juga berlainan.

Para ilmuwan dari Perancis baru-baru ini melakukan identifikasi terhadap gen mikroba yang ditemukan pada rumput laut yang sudah membusuk. Ketika mereka mencari tahu jenis gen mikroba, diketahui bahwa gen bakteri bernama Bacteroides plebeius tersebut tidak cuma ada pada produk laut lain, tetapi juga hidup di usus orang Jepang.

"Jenis mikroba di usus dipengaruhi pada nutrisi yang kita asup, dan energi yang kita dapat dari nutrisi juga dipengaruhi oleh bakteri di usus," kata Mirjam Czjzek, peneliti dari French National Center for Scientific Research.

Para ahli menduga, bakteri usus pada orang-orang Jepang itu mungkin berasal dari gen rumput laut, mengingat Jepang adalah bangsa pencinta makanan laut. Mikroba Bacteroides plebeius diketahui berdampak positif pada koloni bakteri di usus karena bisa menyuburkan bakteri baik dan mencerna rumput laut.

Untuk membuktikan apakah gen ini juga hadir pada mikroflora orang di luar Jepang, Czjzek dan timnya mengkaji studi sebelumnya tentang usus orang Jepang dan Amerika Utara. Ternyata gen ini tidak ditemukan pada orang Amerika Utara, tetapi gen ini ditemukan pada 5 dari 13 orang Jepang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau