JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi tuan rumah SEA Games XXVI tahun 2011 merupakan kebanggan sendiri bagi Indonesia. Tak tanggung-tanggung empat provinsi telah menjadi calon tuan rumah penyelenggaraan event olahraga bergengsi se-Asia Tenggara ini.
Untuk ceremony pembukaan dan penutupan yang jatuh pada hari Jumat (11/11/2011) telah ditetapkan dua provinsi yang dinilai paling siap yakni DKI Jakarta dan Sumatera Selatan (Sumsel).
Dari dua provinsi tersebut muncul empat alternatif format acara pembukaan dan penutupan, seperti yang diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallaranggeng pada sarasehan SEA Games di Jakarta, Kamis (8/4/2010).
"Akan ada empat opsi, yaitu opening-closing di Sumsel, opening-closing di Jakarta, opening di Sumsel-closing di Jakarta atau opening di Jakarta-closing di Sumsel," paparnya.
Sumsel merupakan kandidat terkuat yang mencalonkan diri sebagai tuan rumah. Dalam anggarannya, Sumsel mengajukan dana Rp 416 miliar untuk turnamen multi-event ini, Rp 250 miliar di antaranya dialokasikan untuk pembangunan wisma atlet.
Sementara DKI Jakarta dengan total anggaran sebesar Rp 226 miliar dipilih sebagai provinsi yang paling siap dengan alasan ketersediaan sarana transportasi.
Ketua KONI Pusat, Rita Subowo juga menambahkan sampai saat ini beberapa persiapan SEA Games XXVI telah rampung dilakukan, antara lain hymne (mars) dan logo SEA Games 2011 telah selesai dibuat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang