Menpora: Minimal 120 Medali Emas di SEA Games 2011!

Kompas.com - 08/04/2010, 22:29 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng menargetkan minimal meraih 120 emas pada ajang SEA Games 2011 yang akan digelar di Tanah Air.

"SEA Games nanti harus dijadikan momen kebangkitan Indonesia. Apalagi pelaksanaannya di negara sendiri," katanya pada Sarasehan 'Menjadi Tuan Rumah Baik di SEA Games XXVI', di Jakarta, Kamis (8/4/10).

Menurut dia, untuk merealisasikan target itu memang cukup berat. Tetapi jika seluruh elemen, terutama pengurus besar induk organisasi olahraga yang dipertandingkan di SEA Games menyiapkan atlet dengan baik, bisa dipastikan hasilnya juga baik.

"Di SEA Games Laos kita mampu meraih 43 emas. Jadi untuk rumah sendiri harus mampu meraih tiga kali lipat. Ini adalah salah satu peluang untuk menjadi juara," katanya dengan tegas.

Mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengimbau seluruh pengurus besar secepatnya mempersiapkan atlet dan melupakan konflik-konflik yang terjadi di internal pengurus besar.

Ia menambahkan, sesuai dengan laporan yang masuk, cabang olahraga yang dipertandingkan pada SEA Games 2011 sebanyak 35 cabang. Jumlah tersebut akan bisa bertambah dan berkurang.

Sementara pelaksanaan SEA Games sesuai dengan keputusan presiden akan digelar di empat tempat yaitu Palembang (Sumatra Selatan), Jakarta, Semarang (Jawa Tengah) dan Bandung (Jawa Barat).

Sementara itu Ketua Umum KONI Rita Subowo mengatakan untuk lokasi hingga saat ini belum ada perubahan, sedangkan cabang olahraga sesuai dengan pengajuan yaitu 35 cabang.

"Cabang itu nantinya akan dibawa pada SEA Games Council Meeting pada bulai Mei 2010," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, pihaknya optimistis jika SEA Games 2011 nanti akan berjalan sukses karena sebelumnya sudah menggelar multi event, di antaranya Asian Beach Games 2008 di Denpasar Bali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau