Chris John Belum Tahu Gaya Tinju Penantangnya

Kompas.com - 08/04/2010, 22:51 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com — Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, mengaku belum mengetahui gaya permainan Fernando Saucedo yang akan menjadi lawannya pada pertarungan perebutan gelar di Bali, 22 Mei 2010.

"Kami masih mencari rekaman pertarungan dia sehingga belum tahu gaya permainannya," kata petinju dengan julukan "The Dragon" itu, Kamis (8/4/2010).

Bagi petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, tersebut, melawan petinju dari Argentina merupakan yang pertama kali baginya.

Namun, dia sudah berulang kali melawan petinju dari negara di Amerika Latin, seperti melawan petinju Panama (Roinet Caballero), Kolombia (Oscar Leon), Venezuela (Jose Cheo Rojas), dan Meksiko (Juan Manuel Marquez).

Ia juga pernah melawan petinju Amerika Serikat (Derrick Gainner dan Rocky Juarez), Jepang (Hiroyuki Enoki, Osamu Sato, dan Zaiki Takemoro), serta Australia (Tommy Brouwn).

Bali yang akan menjadi tempat pertarungan perebutan gelar mendatang juga merupakan tempat yang bersejarah bagi ayah dua orang putri (Maria Luna Ferisha dan Maria Rosa Christiani) ini. Pasalnya, di Pulau Dewata ini Chris John merebut gelar juara dunia ad interim dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon, tahun 2003.

Pertarungan melawan Fernando Suacedo, yang merupakan penantang peringkat ke-15 kelas bulu WBA, merupakan duel ke-13 bagi suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati, ini.

Dari pertarungan sebelumnya, lima di antaranya dilalui lewat tarung wajib atau mandatory fight, yaitu saat melawan Jose Cheo Rocas, Derrick Gainner, Juan Manuel Marquez, Roinet Caballero, dan Hiroyuki Enoki. Adapun tujuh pertarungan dilalui lewat tarung pilihan (melawan Osamu Sato, Zaiki Takemoto, Jose Cheo Rojas, Tommy Brouwn, Oscar Leon, dan dua kali melawan Rocky Juarez).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau