JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpukul mundur oleh aksi ambil untung (profit taking) yang menimpa sejumlah saham unggulan. Tetapi, indeks terselamatkan oleh saham-saham tambang sehingga pada penutupan perdagangan Jumat (9/4/2010), IHSG hanya melorot 0,20 persen atau 5,82 poin ke level 2.845,01.
Saham-saham yang menjadi penolong indeks pada perdagangan hari ini adalah saham PT International Nickel Tbk (INCO) yang naik 3,30 persen menjadi Rp 4.700 dan PT Indika Energy Tbk (INDY) melejit 8,70 persen menjadi Rp 3.125. Lalu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang melambung 5,43 persen menjadi Rp 2.425, PT Timah Tbk (TINS) melejit 9,78 persen menjadi Rp 2.525, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang naik 2,04 persen menjadi Rp 2.500.
Di jajaran saham-saham pemberat indeks, ada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang melorot 1,77 persen menjadi Rp 5.550, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 2,47 persen menjadi Rp 3.950, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 1,81 persen menjadi Rp 8.150. Saham PT Astra International Tbk (ASII) juga turun 0,80 persen menjadi Rp 43.450 dan PT Unilever Tbk (UNVR) turun 1,21 persen menjadi Rp 12.250.
Total nilai transaksi hari ini mencapai Rp 4,93 triliun dengan volume saham yang ditransaksikan sebesar 5,05 miliar saham. (Hari Widowati/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang