Haruskah Anji "Drive" Menikahi Sheila?

Kompas.com - 10/04/2010, 02:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengakuan Anji "Drive" sebagai ayah dari putri pesinetron Sheila Marcia, Leticia Charlotte Agraciana Joseph, rupanya bukan akhir dari kisah yang harus dijalani Anji.

Setelah pengakuan itu, kini Anji harus dihadapkan pada keputusan apakah ia harus menikahi Sheila Marcia atau melepaskannya sebagai orangtua tunggal bagi Leticia.

Saat memberikan pengakuan melalui tayangan Obsesi (GlobalTV), Jumat (9/4/2010) kemarin, Anji secara tegas mengatakan akan ikut bertanggung jawab membesarkan darah dagingnya. Namun, mengenai apakah Anji berencana menikahi Sheila, dia belum memberikan jawabannya secara tegas.

Menanggapi hal itu, Maria Caecillia Joseph, ibunda Sheila, justru tak ingin hal itu terjadi. Ia tegas-tegasan mengatakan bahwa tidak akan ada pernikahan antara Anji dan Sheila. Menurutnya, Sheila akan tetap menjadi orangtua tunggal meskipun Anji telah secara terbuka mengakui bahwa Ticia—panggilan untuk Leticia—adalah darah dagingnya.   

"Tidak mengubah apa pun. Sheila tetap menjadi single parent. Dia (Sheila) hanya menunjukkan, dia (Anji) ke sini untuk Leticia. Leticia bukan anak simpanan, dia berbuat semua untuk Leticia," ucap Maria dalam wawancara di kawasan Bintaro Sektor 5, Tangerang, Jumat.

Di tempat yang berbeda, orangtua Anji juga menyatakan tanggapan yang hampir senada. "Kami belum mengenal secara dekat Sheila sehingga perlu waktu untuk memutuskan kelanjutan hubungan mereka," kata ibunda Anji, Siti Sundari (55),  dijumpai di rumahnya, Jalan Irin Jaya III, RT 002 RW 18 No 272 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat malam.  

Penegasan yang sama diutarakan ayah Anji, Hartiyo (60). Menurut dia, rencana untuk menikahkan Anji dengan Sheila patut dipertimbangkan terlebih dahulu. Alasannya, hidup berumah tangga memerlukan waktu yang panjang dan dibutuhkan kesiapan yang matang. Pihak keluarga, tambahnya, masih harus mendiskusikan terlebih dahulu dengan Anji.

"Perbedaan agama adalah hal yang paling mencolok dalam hubungan Anji dan Sheila. Untuk meneruskan ke jenjang hubungan yang lebih serius perlu kami diskusikan lagi bersama Anji," katanya.

Berbeda dengan kedua orangtuanya, dukungan agar Anji menikahi Sheila justru datang dari adik kandung Anji, Putri Indrani (25). Ia mengaku tidak keberatan bila Anji, yang merupakan putra kedua dari tiga bersaudara itu, menikah dengan Sheila.

"Saya lebih mendukung bila dalam satu atap ada dua keyakinan, daripada salah satunya harus pindah keyakinan," ujarnya.

Putri mengatakan, keluarganya hingga kini masih menanti ajakan dari Anji untuk melihat secara langsung Leticia dan bertemu untuk kali pertama dengan Sheila Marcia.

"Selama ini saya belum pernah melihat secara langsung Sheila dan anaknya Leticia meski saat ini mereka sudah menjadi bagian keluarga besar kami," ujaar Putri. (ANT/C9-09/EH)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau