OC Kaligis Kunjungi Bahasyim

Kompas.com - 10/04/2010, 15:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengacara kondang OC Kaligis menjenguk Bahasyim Assifie, tersangka tindak pidana korupsi dan pencucian uang, di tahanan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (10/4/2010).

Sekitar pukul 15.15 WIB, OC tiba di Polda Metro Jaya menggunakan mobil Toyota Alphard berwarna hitam bernopol B 1173 ZO. Setiba di depan pintu ruang tahanan, OC lantas menyerahkan kartu nama kepada salah seorang petugas di tahanan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Sesaat kemudian, petugas tersebut lantas menanyakan maksud kedatangan OC.

"Mau bertemu siapa," tanya petugas kepada OC. 

Pertanyaan ini dijawab secara singkat dan lirih oleh OC. "Bahasyim," singkat OC.

Namun, saat ditemui wartawan, OC membantah akan menjenguk Bahasyim. Dia bahkan mengaku tidak mengenal Bahasyim, mantan pegawai pajak yang namanya tengah nge-top ini.

"Siapa itu Bahasyim. Saya banyak sekali klien di sini. Gue enggak tahu, gue kan baru pulang dari luar negeri," kilah OC, yang mengenakan jas berwarna hitam, kepada para wartawan yang mengerumuninya.

Pernyataan OC ini dimentahkan oleh salah seorang tahanan Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya yang membenarkan bahwa OC bertemu dengan Bahasyim sore ini. "Benar, bertemu Bahasyim," tandas dia saat dikonfirmasi wartawan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau