Sentuhan Desainer Menggairahkan Tren Trashion

Kompas.com - 10/04/2010, 22:46 WIB

KOMPAS.com - Produk Trash-Fashion atau Trashion kini semakin bervariasi. Mungkin Anda pernah melihat produk-produk Trashion, yaitu tas yang dibuat dari limbah plastik produk rumah tangga. Jika pada awal kemunculannya tahun 2007 lalu produk Trashion identik dengan tas, ada bermacam desain baru seperti jaket, vest, sepatu, bahkan dress.

Tahun ini, Yayasan Unilever Indonesia (YUI) mulai mengenalkan kolaborasinya dengan desainer muda, yaitu dengan merilis sekitar 12 potong baju dan aksesori Trashion rancangan Ichwan Thoha.

Silvi Tirawaty, Environment Program Manager Unilever, mengatakan bahwa YUI menjadi jembatan bagi desainer, sentra produksi Trashion dan konsumen, untuk mempopulerkan produk yang ramah lingkungan.

"Jika 20 sentra produksi di Jakarta yang memberdayakan kaum ibu sudah mengenalkan Trashion melalui tas dan barang fungsional lainnya, desainer pun mulai terlibat dalam pengembangan produk Trashion dan menciptakan produk yang lebih trendi," papar Silvi kepada Kompas Female, usai Workshop Trashion di Grand Indonesia, Sabtu (10/4/2010).

Tingkat kerumitan pembuatan tren Trashion seperti sepatu, jaket, atau dress memang lebih tinggi. Namun, diakui oleh Silvi, nilainya juga ikut meningkat. Artinya, Trashion mulai masuk ranah fashion dengan ide kreatif dan inovatif dari sejumlah desainer.

"Misinya agar Trashion memiliki variasi pilihan produk yang sesuai dengan karakter berbagai kalangan. Nantinya keterlibatan desainer, butik, dan department store diharapkan bisa lebih mendekatkan tren Trashion ke berbagai segmen," lanjut Silvi.

YUI akan menggelar lomba desain Trashion bagi desainer pemula pada 2010 ini. Tujuannya, tentu saja menggandeng lebih banyak desainer yang dapat menghasilkan lebih banyak variasi produk.

Kesadaran akan lingkungan dengan mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi nyatanya perlu dikuatkan oleh banyak pihak. Tak hanya kaum ibu yang mahir memproduksi Trashion, tetapi juga desainer dan department store. Ketiganya bisa mendekatkan Trashion ke sebanyak mungkin kalangan.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau