Narkotika

Penyelundupan Sabu Melalui Adisutjipto Digagalkan

Kompas.com - 14/04/2010, 04:51 WIB

Yogyakarta Kompas - Upaya penyelundupan 2,6 kilogram sabu senilai Rp 5,2 miliar melalui Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Selasa (13/4), digagalkan aparat. Pembawanya adalah Srie Moentarini (37), warga Jakarta. Ia membawa sabu yang dibungkus plastik dengan cara menyembunyikannya di ”ruang khusus” koper. Ini merupakan kasus kedua pada 2010.

Sebelumnya, 26 Februari lalu, Meixiu Zhou (23), warga negara China, ditangkap karena berupaya menyelundupkan 9.976 butir ekstasi senilai Rp 1 miliar.

Kemarin, saat ditangkap, Srie baru datang dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, dengan pesawat Air Asia tujuan Yogyakarta, pukul 08.25. Meixiu juga menggunakan Air Asia tujuan Yogyakarta dari Bandara Internasional Kuala Lumpur dengan jam penerbangan serupa.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Yogyakarta Handoko mengatakan belum bisa dipastikan apakah keduanya (Srie dan Meixiu) satu jaringan. ”Tetapi, modusnya hampir sama,” ujarnya.

Saat diperiksa petugas KPPBC, lanjut Handoko, Srie hanya menyebut tujuannya ke Yogyakarta. Metamfetamine (sabu) yang didapat dari Penang, Malaysia, ini ada indikasi akan dibawa ke Jakarta lewat jalur darat. Untuk sementara, Handoko menduga pelaku hanya kurir.

Menyinggung dua kasus penyelundupan yang pelakunya berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur, Manajer Operasi Bandara Adisutjipto Halendra berujar, prosedur keamanan di Kuala Lumpur patut dipertanyakan. ”Kami menghubungi KLIA (bandara di Kuala Lumpur). Mereka masih berkelit,” ujarnya.

Kasus kedua di Adisutjipto ini, lanjut Halendra, harus dijadikan peringatan bagi petugas. ”Jangan dilihat hanya 2.600 gram, tetapi risikonya,” ujarnya. (PRA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau