DENPASAR, KOMPAS.com - Adanya tuntutan untuk menutup padepokan Anand Krishna dari tim pembela korban Anand Krishna (TPKAK) karena adanya penyimpangan langsung ditanggapi oleh kubu Anand Krishna Center Denpasar.
Wayan Sayoga, juru bicara Anand Krishna Center membantah tuduhan adanya penyimpangan di ajaran Anand Krishna. "Kalaupun ada perbedaan pandangan mestinya bisa didialogkan dengan baik baik," ujarnya, Rabu (14/4/2010) di Denpasar, Bali.
Sayoga mengaku selama ini tidak ada yang aneh di ajaran Anand Krishna. "Terus terang kami sangat hati-hati karena menyangkut masalah yang sensitif," kata Sayoga.
"Apalagi Anand Krishna dikenal oleh dunia internasional bahkan dikenal oleh PBB sebagai tokoh kemanusiaan," tambah Sayoga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang