Waduh, Porsche Panamera di "Recall"

Kompas.com - 15/04/2010, 15:53 WIB

CHINA, KOMPAS.com - Sportcar atau supercar, sangat ketat dalam proses kendali mutu (quality control). Mengingat, sedan-sedan yang masuk segmen tersebut memiliki tenaga besar, sehingga keselamatan dan kenyamanan, baik bagi pengemudi maupun penumpang dinomorsatukan. Sehingga, dari ramainya 'pesta recall' belakangan ini, sedan-sedan cepat itu boleh dibilang lolos.

Namun di luar dugaan, Porsche di China melakukan kampanye recall terhadap tiga varian Panamera, seperti dilaporkan Xinhua News, Selasa (13/4). Jumlahnya mencapai 640 unit karena potensi pada sabut pengaman (safety belt).

Ketiga model sedan sport Porsche itu, Panamera S, Panamera 4S dan Panamera Turbo yang semuanya diproduksi sebelum 25 Januari 2010, kata informasi dari Porsche China yang mengutip sumber dari General Administration of Quality Supervision, Inspection & Quarantine (GAQSIQ).

Jadi, sabuk pengaman tidak berfungsi penuh (maksimal) karena dipengaruhi desain. Sehingga penempatan safety belt tidak pas. Untuk mengatasinya, Porsche akan melakukan perbaikan tanpa dikenakan biaya dan pemilik bisa kontak melalui hot line.

Porsche sendiri menargetkan penjualannya 10.000 unit untuk 2010 di Negeri Tirai Bambu tersebut. Pihak prinsipal memperkirakan, China menjadi negara terbesar kedua untuk pasar mereka pada 2012 yang diprediksi bisa mencapai 16.000 unit. Tahun lalu, penjualannya meningkat 13 persen menjadi 9.090 unit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau