Schumacher Tetap Incar Gelar Juara

Kompas.com - 15/04/2010, 20:55 WIB

SHANGHAI, KOMPAS.com — Meski penggemarnya banyak yang pesimistis, pebalap veteran Michael Schumacher tetap yakin akan mampu menjadi juara dunia F1.

Menjelang GP China yang berlangsung pekan ini, Schumacher yang kini bergabung dengan Mercedes GP baru mengumpulkan sembilan poin dari tiga seri lomba. Ia terpaut 30 poin di belakang pemimpin klasemen, Felipe Massa, dari tim Ferrari. Ia juga terpaut 26 poin di belakang rekan setimnya, Nico Rosberg.

Meski begitu, Schumacher yang telah pensiun selama tiga tahun tetap tidak kehilangan harapan untuk menjadi juara.  "Jika kami mampu meningkatkan kecepatan, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak berusaha meraih gelar juara," kata Schumacher. "Kami tidak pernah berpikir bahwa saya dan Nico sudah tidak punya harapan lagi."

Setelah penampilan pertama yang mengesankan di GP Bahrain dengan meraih posisi keenam, Schumacher terpuruk di GP Australia karena mengalami tabrakan. Ia kemudian juga harus mundur di GP Malaysia karena mengalami kerusakan pada ban.

Namun, Schumacher mengaku, ia cukup berpengalaman untuk mengatasi tekanan. "Saya sudah cukup mampu mengatasi emosi," kata Schumacher. "Tentu saja saya ingin mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, persaingan memang sangat tinggi. Memiliki pengalaman ini dan mampu kembali lagi, saya akan sangat senang bila hal ini terjadi."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau