MAMUJU, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Anwar Adnan Saleh, menyepakati rencana sektor pendidikan dianggarkan sebesar 20 persen dalam APBD.
"Tidak ada alasan Pemprov Sulbar untuk menolak jika pendidikan akan dianggarkan sekitar 20 persen dari total APBD," katanya di Mamuju, Kamis (15/4/2010).
Ia menyatakan, kesediaannya untuk mendukung rencana DPRD Provinsi Sulbar, dalam menggagas rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif untuk pendidikan 20 persen dalam APBD.
"Saya tetap mendukung ranperda yang digagas dewan mengenai peningkatan anggaran pendidikan 20 persen dalam APBD, karena itu juga sangat penting dilaksanakan," katanya.
Untuk mencanangkan program pendidikan 20 persen, pemerintah harus menggenjot pendapatannya di berbagai sektor agar anggaran pendidikan nantinya tidak membebani APBD.
"Pemerintah harus bekerja keras untuk membiayai sektor pendidikan dengan memacu pendapatan di berbagai sektor agar nantinya sektor pendidikan yang akan dianggarkan 20 persen tidak membebani APBD, sehingga semua harus bekerja keras untuk itu baik masyarakat maupun pemerintah," katanya.
Sebelumnya DPRD Sulbar menggagas dua rancangan peraturan daerah yang merupakan ranperda inisiatif dari lembaga wakil rakyat itu.
Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan, mengatakan, dua ranperda inisiatif yang digagas di DPRD Sulbar tersebut antara lain ranperda mengenai anggaran pendidikan sebesar 20 persen dan ranperda pengelolaan zakat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang