KOLOMBO, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mendesak Sri Lanka menghormati hak asasi manusia dan mengatasi perbedaan-perbedaan di kalangan masyarakat setelah konflik etnik mematikan selama puluhan tahun di negara itu berakhir.
Dalam pesan yang menandai Tahun Baru Sri Lanka dan dikeluarkan oleh Kedutaan Besar AS di Kolombo pada Kamis (15/4/2010) Hillary mengatakan, kemenangan pemerintah atas pemberontak Macan Tamil setahun lalu telah membuka jalan bagi sebuah era baru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang