Harga Minyak Berakhir Bervariasi

Kompas.com - 16/04/2010, 06:03 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak berakhir bervariasi atau mixed pada Kamis (15/4/2010) waktu setempat, setelah naik tajam hari sebelumnya karena pedagang mencerna setumpuk data ekonomi baru di AS, konsumen energi terbesar di dunia.

Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei, jatuh 33 sen menjadi 85,51 dolar per barel.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Mei naik 1,02 dolar menjadi 87,17 dolar pada waktu berakhirnya kontrak.

"Minyak bereaksi begitu kuat kemarin berdasarkan bullishness tentang China. Hanya ada sedikit retracement hari ini," kata Ellis Eckland, analis independen.

Sebelumnya Kamis, China menerbitkan data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama, yang melebihi ekspektasi analis.

"Berita dari China bahwa perekonomian mereka tumbuh 11,9 persen tahun-ke-tahun di kuartal pertama adalah mendukung pasar Eropa," kata Tom Bentz dari bank Perancis BNP Paribas.

Stabilisasi pasar New York terjadi setelah harga minyak mentah melompat 1,79 dolar pada Rabu, didorong sebagian oleh data yang menunjukkan penurunan mengejutkan stok minyak mentah AS minggu lalu dan bahkan lebih banyak oleh dorongan data ekonomi.

Pada Kamis, ada sinyal beragam pada kekuatan pemulihan AS dari resesi. Produksi industri AS naik kurang dari yang diharapkan Maret tapi masih menempa ekspansi sembilan bulan di tengah rebound sektor manufaktur, data resmi menunjukkan Kamis.

Produksi industri naik 0,1 persen pada Maret, melambat dari revisi naik 0,3 persen pada Februari, awalnya diperkirakan sebagai 0,1 persen, Federal Reserve melaporkan.

Perkiraan analis rata-rata untuk kenaikan 0,2 persen karena ekonomi pulih dari resesi terburuk dalam beberapa dekade setelah kembali ke pertumbuhan pertengahan 2009.

Dalam data ekonomi AS lainnya, klaim baru manfaat asuransi pengangguran tak terduga naik minggu lalu, terutama karena faktor libur terkait hari Paskah, Departemen Tenaga Kerja mengatakan.

Klaim awal pengangguran naik ke penyesuaian musiman 484.000 dalam seminggu yang berakhir 10 April, level tertinggi sejak akhir Februari, departemen melaporkan.

"Harga minyak New York diperdagangkan antara 82 dan 87 dolar," kata Bentz.

"Semua orang sekarang mengawasi 90 dolar (tingkat), tetapi kita bisa hanya akan terjebak dalam jangkauan," kata analis.

Harga minyak telah rebound tajam pada Rabu dari penurunan lima sesi berturut-turut, setelah data resmi AS menunjukkan penurunan tak terduga dalam stok minyak mentah AS ditafsirkan sebagai tanda permintaan energi meningkat.

Departemen Energi AS mengatakan persediaan minyak mentah turun 2,2 juta barel pekan lalu, perkiraan analis untuk peningkatan 1,1 juta barel.

Juga pada Rabu, kartel produsen OPEC diperkirakan tetap mempertahankan proyeksinya untuk pertumbuhan moderat dalam permintaan minyak dunia tahun ini, mencatat ketidakpastian tentang kecepatan pemulihan ekonomi global.

Pada Kamis, anggota OPEC Kuwait mengatakan pihaknya akan bertindak untuk mengubah produksi jika harga minyak mentah mencapai 100 dolar per barel.

"Jika harga minyak di atas 100, maka OPEC akan bertemu untuk mengambil keputusan pada tingkat produksi dalam upaya untuk meningkatkan pasokan," kata Menteri Perminyakan Kuwait Sheikh Abdullah Ahmad al-Sabah kepada wartawan.

Namun ia menekankan bahwa keputusan apapun akan sangat tergantung pada yang berlaku "situasi pasar serta penawaran dan permintaan."

Menteri juga mengatakan ia senang dengan harga minyak saat ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau