Ecclestone: 2011 Ada 20 Seri

Kompas.com - 16/04/2010, 17:38 WIB

SHANGHAI, KOMPAS.com — Kalender Formula 1 (F1) musim depan akan semakin panjang karena akan ada tambahan satu seri lagi di India sehingga total bakal ada 20 seri pada F1 2011. Ini terjadi lantaran bos komersial adu kecepatan jet darat ini, Bernie Ecclestone, mengatakan bahwa dia tidak punya rencana untuk mendepak 19 seri yang ada pada musim 2010.

Padahal, masa depan GP China dan Turki sedang suram karena ada persoalan penonton yang tidak tertarik untuk menyaksikan balapan mobil paling bergengsi itu. Namun, Ecclestone mengatakan bahwa seri-seri yang sudah ada akan tetap masuk kalender 2011, ditambah dengan GP India.

"Kami tidak akan meninggalkan apa pun. Akan ada 20 balapan—bahkan siap untuk 25 seri," ungkap Ecclestone, Jumat (16/4/2010), menjawab pertanyaan Autosport tentang apakah India akan menjadi tambahan atau seri pengganti.

Ecclestone juga menegaskan, dia pasti akan membuat kontrak baru dengan ofisial GP China meskipun animo masyarakat sangat minim.

"Kami senang dengan apa pun," ungkapnya tentang GP China. "Tidak ada drama... kontrak akan tetap berjalan di sini dan akan terus."

Dalam kesempatan ini, Ecclestone juga berbicara tentang GP Korea Selatan, yang kemungkinan akan batal pada musim ini. Pasalnya, hingga sekarang pengerjaan konstruksi tertunda karena ada hambatan. Namun, menurutnya, GP Korea akan tetap berjalan sesuai rencana pada 24 Oktober mendatang.

"Kami akan tetap ke sana. Kami akan berada di sana," tegas Ecclestone, yang mengaku baru tiba dari kunjungannya ke Korea Selatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau