Persisam Tundukkan Bontang FC

Kompas.com - 16/04/2010, 19:17 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com — Persisam Samarinda berhasil mengalahkan Bontang FC 1-0 pada babak penyisihan Grup G Piala Indonesia di Stadion Segiri Samarinda, Jumat (16/4/2010).

Gol semata wayang yang mengantarkan kemenangan tuan rumah diciptakan oleh Irsyad Aras pada menit ke-57. Irsyad berhasil melesakkan golnya melalui tendangan kaki kanan, memanfatkan umpan Syaful Lewanusa.

Kedua tim awalnya memang tidak punya target khusus di Piala Indonesia ini. Hal ini sangat tampak dengan banyaknya rotasi pemain di kedua tim. Pasalnya, kedua tim sama-sama sedang berjuang agar bisa terhindar dari zona degradasi Indonesia Super League (ISL) musim ini.

Pada babak pertama, pertandingan berjalan dalam tempo sedang meski sekali-kali kedua tim bisa menciptakan beberapa peluang. Memasuki babak kedua, tempo permainan sudah mulai meningkat dengan strategi baru yang diterapkan pelatih kedua tim, yakni dengan memasukkan beberapa pemain intinya.

Persisam memasukkan Danilo Fernando menggantikan Gantar Khan dan M Robby menggantikan Sonny Kurniawan. Sedangkan Bontang FC memasukkan Fadil Sausu menggantikan Ravel Ohee dan Cornelis Geddy mengantikan Arifky Eka Putra.

Masuknya Danilo rupanya menjadi kunci kemenangan tuan rumah. Melalui aksinya melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan Bontang FC, Danilo berhasil mengirimkan umpan silang yang diteruskan umpan balik oleh Saypul kepada Irsyad Aras. Berdiri bebas di depan gawang Bontang FC, Irsyad dengan mudah melepaskan tendangan dan menjadi gol kemenangan timnya.

Setelah itu, pertandingan semakin ketat. Saling serang terjadi, tetapi kedudukan bertahan 1-0 hingga pertandingan berakhir. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau