Masakan Sichuan di Shang Palace

Kompas.com - 17/04/2010, 12:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hotel Shangri-La Jakarta menawarkan masakan Sichuan mulai 10 hingga 24 April 2010 di restoran China-nya yang terkenal, Shang Palace. Selama promosi, Rick Du, Executive Sichuan Chef dari Shangri-La Hotel, Chengdu, akan menjadi chef tamu. Chef Du akan bekerja bersama tim juru masak Shang Palace untuk memastikan para tamu menikmati cita rasa otentik dari masakan Sichuan.

"Masakan Sichuan adalah gaya masakan China yang berasal dari provinsi Sichuan di daerah barat daya China. Rasa yang kuat didapat dari penggunaan banyak bawang putih, cabai, serta Sichuan peppercorn yang unik. Di Sumatera Utara, Sichuan peppercorn dikenal sebagai andaliman (bahasa Batak Toba) atau tuba (bahasa Batak Karo). Kacang tanah, kacang wijen, serta jahe juga merupakan bahan-bahan yang terkenal dalam masakan Sichuan," kata  Public Relations Coordinator Hotel Shangri-La Jakarta, Mala Ekayanti, Sabtu (17/4/10).

Chef Du memulai karier kulinernya pada tahun 1989 dan selama beberapa tahun, ia bekerja bersama beberapa juru masak Sichuan dan ahli masakan Kanton dari Hong Kong. Pada tahun 1992, ia menerima sertifikat kuliner menengah dan sepuluh tahun kemudian ia mendapatkan sertifikat kuliner senior. Chef Du kemudian memperoleh sertifikat gastronomi pada tahun 2003. Kreasinya, Stewed Liao Cucumber Filled with Minced Shrimp Paste Coated with Sichuan Peppercorn Sauce, adalah masakan yang sangat terkenal di Chengdu.

Chef Du akan menyiapkan 15 masakan Sichuan bagi tamu yang ingin menikmati masakan penuh bumbu ini. Ditawarkan mulai Rp. 48,000++ per porsi, tamu dapat menikmati berbagai hidangan dari bahan-bahan terpilih, mulai dari sapi, ayam, bebek, jamur, serta tahu.

Tamu yang menyukai ayam dapat mencoba Stir-fried Chicken with Dried Chilli and Sichuan Peppercorn, Sichuan Style Poached Chicken with Chilli Sauce, atau Braised Chicken with Mushroom and Lettuce Root. Pecinta daging dapat memesan Simmered Sliced Beef with Vegetables and Assorted Mushroom in Spiced Chilli Oil, Shredded Marinated Air?dried Beef with Coriander and Bean Sprout, atau Sliced Ox Tripe with Celery in Chilli Oil.

Vegetarian dan penyuka sayuran juga dapat menikmati masakan Sichuan. Chef Du menyiapkan masakan dengan bahan bukan daging, seperti Marinated Black Fungus with Chilli and Sweetened Black Vinegar Sauce, Marinated Tea Tree Mushroom with Sesame Oil, Double-boiled Baby Cabbage Soup with Bamboo Fungus, serta Braised Bean Curd with Sichuan Peppercorn and Spicy Sauce.

Bagi tamu yang ingin menikmati hidangan berbahan dasar ikan dengan gaya masak Sichuan, Chef Du mempersembahkan Simmered Eastern Spotted Garoupa with Assorted Mushroom and Fresh Chilli in Hot and Sour Broth. Stir-fried Shrimp with Dried Chilli and Whole Peanuts adalah pilihan lain bagi penikmat seafood. Tamu dapat pula menikmati Steamed Pork Belly with Taro and Rice Powder, Smoked Duck with Tea Leaf, serta hidangan legendaris Dan Dan Noodles.

Terkenal dengan dekornya yang elegan dan suasana tenangnya, Shang Palace mempersembahkan masakan China klasik yang dipersembahkan oleh juru masak terampil yang mempersiapkan berbagai pilihan masakan Kanton serta masakan tradisional lainnya, termasuk dim sum.

Restoran Shang Palace dapat menampung 327 tamu. Terdapat pula enam ruang makan privat serta Lotus Ballroom. Lotus Ballroom sendiri dapat menampung sejumlah 100 tamu untuk setting banquet dengan panggung dan lantai dansa, 120 tamu untuk setting banquet tanpa panggung dan lantai dansa sampai sejumlah 200 orang untuk standing reception.

Shangri-La Hotels and Resorts yang berbasis di Hong Kong kini memiliki dan/atau mengelola 66 hotel di bawah merek Shangri-La dan Traders dengan jumlah total kamar lebih dari 30,000. Hotel-hotel Shangri-La adalah properti bintang lima dengan aneka ragam kemewahan fasilitas dan pelayanan.

Hotel-hotel Shangri-La terletak di Australia, Kanada, China, Fiji, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Maladewa, Filipina, Singapura, Kesultanan Oman, Taiwan, Thailand dan Uni Emirat Arab. Grup ini memiliki lebih dari 40 proyek yang sedang dikembangkan di Austria, Kanada, China, Perancis, India, Makao, Malaysia, Filipina, Rusia, Qatar, Seychelles, Inggris Raya dan Amerika Serikat.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau