Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo
JAKARTA, KOMPAS.com — Kehidupan tersangka dugaan korupsi dan pencucian uang selama menjadi karyawan Direktorat Jenderal Pajak, Bahasyim Assifie terus mendapat perhatian dari banyak pihak, termasuk warga sekitar kediamannya yang ingin lebih tahu tentang sosok Bahasyim. Alhasil, kediaman pribadi lelaki kaya raya ini kerap didatangi banyak orang.
Karena alasan tersebut, anak pertama Bahasyim Assifie, Kurniawan Ariska, yang biasa disapa Awan, sempat menyewa sejumlah bodyguard untuk mengamankan rumahnya di Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan. Tak jarang juga Awan mengevakuasi sejumlah mobil mewah milik keluarganya. Atas perlakuan ini, warga Rawajati merasa kecewa karena merasa tidak diperhitungkan untuk mengamankan rumah Bahasyim.
"Kalo kami sih takutnya mereka (bodyguard) ribut sama kami (warga Rawajati)," tutur Roy, warga setempat, Senin (19/4/2010).
Robin, salah seorang tetangga Bahasyim lainnya, menuturkan, warga bisa saja menghalau orang asing untuk mendekati rumah Bahasyim berikut pengamanan jika terjadi sesuatu. "Kalo gini caranya, ya misalnya ada orang nanyain rumah Bahasyim, malah kami bantu," ujarnya.
Warga akhirnya memutuskan untuk tidak ikut campur dalam permasalahan yang menimpa keluarga itu. "Kalau ada orang asing tiba-tiba datang terus moto rumah Bahasyim, ya kami diemin aja," tambah Robin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang