DPRD Tunggu Penjelasan Foke Soal Rp 11 M

Kompas.com - 19/04/2010, 12:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda interpelasi, mendengar keterangan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, terkait insiden Tanjung Priuk, akan dilanjutkan pada Kamis (22/4/2010) mendatang.

Sebelumnya, pada Rapat Paripurna Istimewa, Jumat lalu, Gubernur belum menjawab keseluruhan pertanyaan anggota Dewan karena harus menghadiri acara tahlilan ayahandanya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana, mengatakan, salah satu poin jawaban yang dinantikan dari Gubernur adalah mengenai rumor adanya dana Rp11 miliar yang diberikan PT Pelindo II untuk penertiban lahan di kompleks makam Mbah Priuk.

"Ada beberapa poin penting yang belum dijawab Gubernur, diantaranya adakah dana dari PT Pelindo untuk operasi penertiban itu. Ini harus bisa dijelaskan agar tidak simpang siur informasi yang beredar," kata Tri kepada Kompas.com, Senin (19/4/2010).

Rumor adanya dana Rp11 miliar yang digelontorkan PT Pelindo, sempat ditanyakan beberapa anggota Dewan kepada Fauzi Bowo. Namun, hal ini belum mendapatkan jawaban. Tri menambahkan dua hal penting lain yang akan dikonfirmasi adalah mengenai informasi ratusan Satpol PP yang dikabarkan tak jelas rimbanya. Meskipun, hal ini telah dibantah oleh Fauzi Bowo.

"Apa benar jumlahnya sebesar itu, sampai ratusan? Kemudian, kami juga akan menanyakan mengenai perkembangan proses investigasi yang sudah dimulai. Laporan sementaranya seperti apa," kata dia.

Pada sebagian jawaban yang telah disampaikan pekan lalu, Fauzi Bowo menjelaskan kronologis peristiwa penertiban yang berujung bentrok itu. Ia membantah informasi yang sampai ke warga bahwa yang akan dibongkar adalah makam Mbah Priuk.

DPRD DKI Jakarta sendiri sudah membentuk Tim Pencari Fakta yang menyelidiki insiden tersebut. Sementara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta bantuan Palang Merah Indonesia untuk melakukan humanitarian investigative. 
 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau