281.000 Mazda3 Kena "Recall"

Kompas.com - 19/04/2010, 14:58 WIB

JEPANG, KOMPAS.com — Setelah  melakukan aksi pemanggilan untuk perbaikan atau recall pada sport utility vehicle CX-9 awal Maret lalu, kini Mazda kembali menghadapi masalah serupa pada Mazda3 atau Axela. Malah, jumlahnya kini lebih besar dengan total 281.325 unit di seluruh dunia.

Dari jumlah tersebut, tercatat 89.822 unit dipasarkan di Jepang dan China. Adapun sisa 191.503 unit beredar di berbagai negara.

Dari laporan pihak Menteri Transportasi Jepang, seperti dilansir Reuters pekan lalu, pemanggilan ini terkait masalah kebocoran pada selang oli. Jika kendaraan melaju di permukaan jalan yang kurang rata (kasar) atau berlubang dalam waktu tertentu, terjadi  gesekan antara selang oli dan panel pelindung radiator. Hal ini menyebabkan oli bocor.

Bahkan, dalam beberapa kasus terburuk, mobil tak akan bisa dinyalakan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kecelakaan terkait permasalahan tersebut. Kejelasan juga belum tampak terkait tahun produksi dari unit yang dikenai recall.

Saat ini, Mazda3 dijual di seluruh dunia, termasuk yang terbesar di Amerika Serikat, dengan berbagai pilihan mesin. Namun, recall tidak dikenakan untuk produk pasar AS, tetapi justru di pasar Eropa dan disesuaikan dengan regulasi keamanan di setiap negara yang terkait.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau