Aksesori Rambut Cantik untuk Pengantin

Kompas.com - 19/04/2010, 15:21 WIB

KOMPAS.com - Umumnya, hari pernikahan adalah hari yang paling ditunggu para wanita, karena di saat itulah ia akan menjadi "ratu sehari". Yang namanya ratu, tentu harus menjaga penampilan tercantiknya, karena semua mata akan memandang ke arahnya. Tak heran,  para wanitalah yang lebih mementingkan penampilan dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Salah satu bagian tubuh yang membuat seorang wanita terlihat cantik adalah tatanan rambutnya. Ada banyak jenis tatanan rambut. Jika wanita tradisional Indonesia, banyak menggunakan hiasan tambahan yang terbuat dari bunga-bungaan. Pada acara Five Star MKE Wedding Exhibition, East Meets West Part 2, yang dilangsungkan di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, beberapa waktu lalu, beberapa bridal memeragakan gaun pengantinnya yang dipercantik dengan tatanan rambut yang dipermanis dengan beragam jenis aksesori. Bisa Anda jadikan alternatif pemanis rambut selain bunga. Selain lebih tahan lama, membuat Anda terlihat lebih "berkilau" di hari pernikahan Anda.

Anda bisa menggunakan beberapa alternatif perhiasan rambut. Di antaranya; tiara, headband, hairpin, dan haircomb. Tiara adalah bentuk kecil mahkota. Seperti mahkota pada umumnya, akan ada beberapa mata berlian atau batu permata yang menonjol di bagian atas kepala. Tiara sendiri memiliki beragam model. Ada yang bagian puncaknya lebih dari satu dan mengelilingi setengah bagian atas kepala, sehingga menciptakan gelombang, ada pula yang memiliki beberapa mata dan tersebar, dan ada pula yang mata batu permatanya hanya satu di tengah. Biasanya, tiara dikenakan di bagian atas dan disematkan di sisi kiri-kanan kepala dengan posisi miring, tidak seperti bando.

Aksesori lainnya adalah headband. Aksesori ini, mirip tiara, ada yang jenisnya headband tiara. Seperti namanya, headband, adalah ikatan yang melilit kepala. Bentuk dan tipenya pun berbeda-beda. Headband lebih identik dikenakan oleh para wanita gypsi atau flower generation di tahun 70-an. Headband, atau ikatan kepala untuk pengantin, biasanya menggunakan batu-batu permata atau kristal. Ada yang terbuat dari bahan elastis, ada yang terbuat dari tali pita, ada pula yang bentuknya dari kawat.

Hairpin, adalah tipe yang paling mudah dikreasikan untuk rambut pengantin wanita. Bentuknya seperti pin bertatah mata kristal, mutiara, payet, atau lainnya, untuk kemudian disematkan pada rambut. Cocok disematkan pada rambut yang digelung untuk memberi kesan yang menggemaskan. Sementara haircomb, yang sering juga disebut sirkam, memberikan kesan menarik, dan lebih kuat mencengkram rambut saat disematkan, sekaligus memberi kesan rambut rapi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau