Taklukkan Persibo 1-0, Persik Pimpin Grup D

Kompas.com - 19/04/2010, 18:40 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com — Persik Kediri dipastikan masuk ke babak 16 besar ajang Piala Indonesia setelah mengalahkan tim tamu Persibo Bojonegoro 1-0 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (19/4/10). Tim besutan Agus Yuwono ini otomatis memimpin sementara Grup D dengan perolehan 6 poin dari dua laga kandang yang sudah dilakoni.

Laga sebelumnya, Persik menang 3-0 atas PSBI Blitar. Artinya, tim berjuluk "Macan Putih" ini masih memiliki nilai sempurna.

Bermain dengan dukungan penuh dari ribuan Persikmania, Persik berhasil mengungguli tim tamunya melalui gol yang dicetak oleh legiun asing Han Jiho pada menit ke-45. Pemain tengah Persik asal Korea Selatan ini merobek gawang Persibo melalui tendangan dari dalam kotak penalti, memanfaatkan umpan bola mati dari Legimin Rahardjo.

Han Jiho sempat berjibaku dengan penjaga gawang Heri Prasetyo yang jatuh bangun membendung bola seorang diri tanpa bantuan dari satupun pemain belakang Persibo. Gol Persik mendapat protes keras dari para pemain tim berjuluk "Angling Darmo".

Wasit M Safei yang memimpin pertandingan belum meniup peluit tanda permainan berlanjut pascajeda terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Persibo. Namun, tiba-tiba Legimin yang dipasang untuk mengeksekusi tendangan bebas bagi Persik telah memberikan umpan kepada Han Jiho yang berdiri berhadapan dengan kiper.

Purwanto mantan wasit nasional mengatakan tidak ada aturan yang mengharuskan wasit meniup peluit untuk menandai pemain memulai melakukan tendangan bebas.

"Pintar-pintarnya pemain saja memanfaatkan peluang yang ada, ketika pemain lawan sedang lengah," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau