2010

BRI Syariah Targetkan 55 Kantor Baru

Kompas.com - 19/04/2010, 19:46 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah menargetkan pembukaan sekitar 55 jaringan kantor baru pada 2010 untuk memacu pertumbuhan usaha. Network and Logistic Group Head BRI Syariah Khairullah mengatakan penambahan jaringan kantor merupakan hal penting untuk menggarap besarnya potensi pasar yang ada.   

Hingga akhir Maret, bank syariah tersebut telah membuka lima jaringan kantor baru, antara lain di Palembang dan Tegal. BRI Syariah menargetkan realisasi penambahan jaringan telah mencapai 30-40 kantor baru pada Juni 2010.    

"Penambahan jaringan kantor dilakukan secara bertahap. Kami berharap jumlah jaringan kantor telah mencapai 250 kantor pada lima tahun mendatang," katanya di sela-sela peresmian kantor cabang pembantu (KCP) Setiabudhi , Bandung, Senin (19/4/2010).  

Saat ini BRI Syariah memiliki sekitar 60 jaringan kantor dengan 30 persen di antaranya berlokasi di Jakarta. Dia mengatakan penambahan jaringan kantor baru akan dilakukan tersebar agar mewakili seluruh wilayah Indonesia, seperti di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.  

Salah satu di antaranya ialah menambah dua KCP lagi di Makassar untuk memaksimalkan penetrasi pasar di wilayah tersebut.   

"Kami ingin jaringan kantor baru berdomisili di sekitar sentra bisnis, antara lain untuk menggarap pangsa pasar pelaku usaha mikro kecil menengah ( UMKM)," katanya.  

Di sisi lain, BRI Syariah juga sedang merumuskan pola penyediaan pelayanan syariah di jaringan kantor konvensional (office channeling) dengan BRI.  

Dia memprediksikan pola perumusan ini bisa rampung pada semester II/2010 dan bisa segera beroperasi. "Pola office channeling diterapkan secara bertahap, dan diharapkan bisa menggarap potensi pasar di daerah yang belum ada jaringan BRI Syariah," katanya.  

Pada tahap awal, katanya, pola office channeling ini kemungkinan akan diterapkan di sekitar 1.000- 1.500 jaringan kantor BRI secara nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau