Bibit: KPK Jalan Terus

Kompas.com - 20/04/2010, 16:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bibit Samad Rianto, pimpinan KPK bidang penindakan, menegaskan, KPK tidak terpengaruh sedikit pun meski putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkan Anggodo Widjojo dan memutuskan melanjutkan perkara Bibit dan Chandra ke pengadilan.

Semua pimpinan KPK tetap bekerja seperti biasa. Begitu juga dengan penanganan berbagai perkara di KPK, tetap jalan terus. "Kita tetap berjalan terus. Praperadilan tidak akan mengurangi kecepatan KPK menangani kasus. Tidak ada pengaruh," kata Bibit dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/4/2010).

Ia mencontohkan, kasus percobaan penyuapan dan upaya menghalang-halangi penyidikan KPK dengan tersangka Anggodo Widjojo, saat ini bahkan sudah mengalami kemajuan dan sudah dilimpahkan ke pengadilan.

"Kasus Anggodo sudah dilimpahkan ke pengadilan dan sudah P21, walaupun memang saya dan Pak Chandra tidak ikut menangani," tuturnya.

Disinggung mengenai kemungkinan ke depannya, Bibit dan Chandra lebih banyak disibukkan dengan proses hukum terkait kelanjutan proses praperadilan tersebut, Bibit mengatakan, KPK masih ditangani oleh penyidik yang kompeten. Hal ini terutama karena jika tanpa Bibit dan Chandra sebagai pimpinan bidang penindakan, maka pimpinan hanya menyisakan Haryono Umar dan M Jasin di bidang pencegahan.

"Ya jalan terus, masih ada Pak Ade Rahardja (Direktur Penuntutan), di penuntutan ada jaksa-jaksa 30 lebih," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau