Fletcher: Scholes adalah Legenda

Kompas.com - 21/04/2010, 06:41 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Bagi gelandang Manchester United Darren Fletcher, Paul Scholes bukan sekadar pemain biasa. Scholes merupakan contoh bagi pemain-pemain lain. Scholes juga menjadi legenda yang harus tetap langgeng di MU.

Banyak yang mengira bahwa Scholes tidak akan menambah masa baktinya karena penampilannya sudah menurun. Namun, jebolan akademi MU pada 1990-an itu akhirnya justru meneken perpanjangan kontrak hingga 2011. Sehari setelahnya, pemain 35 tahun itu mencetak gol tunggal yang memenangkan "Setan Merah" atas Manchester City, Sabtu (18/4/2010).

"Gila jika menyarankan Scholesy sebaiknya tidak memperpanjang kontrak. Jika Anda melihat pertandingan Sabtu lalu, dia adalah pemain terbaik di lapangan," kata Fletcher seperti dikutip Telegraph.

"Bahkan sebelum dia mencetak gol di injury time, dia mengendalikan derby dengan tempo yang dibuatnya. Dia menurunkannya jika diperlukan. Dia selalu siap dan cepat menaikkannya lagi jika perlu. Dia menjadi inspirasi," tambahnya.

Fletcher mengakui bahwa penampilan Scholesy saat ini jauh berbeda dibanding ketika ia masih berada di masa jayanya. Namun, itu tak mengalanginya untuk tetap menjadi panutan bagi pemain lain. Pemain senior seperti Scholes layak disebut legenda tim dan dicontoh oleh pemain-pemain muda di MU.

"Semua pemain menginginkan dia di United tahun depan. Semua pemain seperti dia, Ryan Giggs dan Gary Neville diinginkan berada di tempatnya karena mereka tetap menjadi inspirasi besar bagi kami semua," ucap Fletcher.

"Dia adalah legenda dan contoh nyata. Aku rasa tidak akan melihat orang lain seperti Paul Scholes," tambahnya.

Sampai sekarang, MU belum memiliki pemain yang sepadan dengan kemampuan Scholes. Anderson pernah digadang-gadang menjadi penerus gelandang jangkar yang memiliki tendangan keras tersebut. Namun, pengalaman dan kemampuan Anderson masih belum sebanding dengan Scholes. Seperti Giggs, Scholes juga termasuk pemain yang sudah mencetak lebih dari seratus gol untuk "The Red Devils".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau