Batu Koral Mencegah 'Banjir' di Kamar Mandi

Kompas.com - 21/04/2010, 10:52 WIB

KOMPAS.com -  Walau dijaga benar-benar, ketika mandi pasti ada saja air yang tumpah ke luar. Kalau begini, mau menjaga kamar mandi tetap kering jadi susah. Jadi, bagaimana, dong?

Salah satu syarat kamar mandi sehat adalah kondisi ruangan yang tetap kering. Sebab, jika dibiarkan lembap, bakteri dan jamur jadi mudah berkembang biak. Tapi, yang namanya kamar mandi pasti terdapat cipratan air. Meski sudah menggunakan shower, cipratan air tetap sulit dibendung.

Memasang penghalang seperti shower curtain ternyata tidak banyak menyelesaikan masalah. Air memang sedikit terhalang, tapi keberadaan air di tepi area mandi ataupun bath tub hampir tak bisa dihindari. Apalagi, jika yang menggunakannya anak-anak. Air bisa sampai menggenang atau membanjiri bagian lain dari kamar mandi.

Tapi, tenang. Tidak ada masalah yang tak bisa diatasi. Untuk menyiasati hal ini, Anda bisa membuat sedikit cerukan di samping area mandi. Tak perlu terlalu dalam, cukup sekitar 5 cm dengan lebar 10 cm. Supaya tak membuat Anda tersandung, taburkan saja batu koral di dalamnya. Area sekitar tetap kering, kamar mandi pun tampak lebih manis. Jadi mendapat keuntungan ganda, deh.

Kalau dirasa belum cukup aman dari cipratan air, lengkapi juga dengan keset. Letakkan di sisi area mandi, tak jauh dari cerukan berisi batu koral tadi. Karena sudah diberi jarak sekitar 10 cm, air yang tumpah tentu tak akan terlalu banyak. Maka, Anda cukup mengelap lantai dengan keset untuk menjaganya agar tetap kering.

Tak sulit, bukan? Kalau kamar mandi bisa selalu kering, untuk mempercantik tampilannya pun menjadi lebih mudah. Bahkan, Anda bisa menggunakan parket di kamar mandi tanpa takut merusak lapisannya. (Putri Dwimirnani/iDEA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau