Peluang Pemain Lokal Peroleh Akreditasi International

Kompas.com - 21/04/2010, 11:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren perkembangan sektor properti global menghadapi persoalan yang semakin komplek pada era masa depan. Tantangan dan persoalan yang dihadapi para pemangku kepentingan di industri properti akan semakin dinamis seiring meningkatnya kebutuhan serta perubahan keinginan pasar.

Di tengah tekanan dan tantangan pasar tersebut, keberadaan Federasi Real Estate International (FIABCI) University, sebuah lembaga pendidikan profesional di bidang real estat dan properti, akan membantu para pelaku industri dalam memahami perkembangan industri. FIABCI University hadir dan membantu ribuan praktisi di sektor properti dalam memahami dinamika industri selama tiga dekade lewat program yang ditawarkan.

Kehadiran FIABCI University memberikan manfaat positif bagi para anggotanya melalui berbagi pengetahuan, informasi, dan kontak di tingkat nasional, regional, maupun internasional. FIABCI University menjadi model pendidikan praktis yang mampu memberikan kontribusi luar biasa bagi perkembangan industri properti," kata Ketua FIABCI University, Ir. Ignesjz Kemalawarta, MBA, Rabu.

Program kurikulum FIABCI University dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan para siswa. Selain itu yang tak kalah penting yakni pengetahuan yang diperoleh dari program pendidikan di FIABCI University berpotensi untuk meningkatkan transaksi bisnis.

Penyelenggaraan Kongres Dunia FIABCI ke-61 di Bali, menjadi momentum untuk mendirikan FIABCI University di Indonesia. Untuk mendirikan FIABCI University di Indonesia, lanjutnya, membutuhkan sejumlah persyaratan standar, termasuk mengajukan inisiatif kepada program direktur selama kongres tanggal 24-28 Mei 2010.

Ignesjz menambahkan bahwa selama kongres tersebut, FIABCI University akan mengadakan kursus singkat dengan modul berjudul "National and International Real Estate Skills, with International Buyers, Users, and Investors.”.

Kursus ini dirancang khusus dengan mengkombinasikan potensi lokal, dengan tema utama “Peluang investasi real estat di Indonesia, Potensi, Situasi, dan Tantangan.” Selain itu, kursus ini juga diharapkan sebagai pedoman bagi para developer yang berencana akan melebarkan sayap ke pasar luar negeri atau bekerjasama dengan investor asing mencari peluang investasi di Indonesia sekaligus mengantisipasi akan terbukanya keran pemilikan asing untuk property di Indonesia

Dijadwalkan berlangsung tanggal 26 Mei, kursus ini terdiri dari dua sesi yang disampaikan oleh pelaku properti terkemuka, termasuk Ciputra. Kursus ini terbuka tidak hanya bagi para profesional real estat, tetapi juga non-praktisi tentang subjek ini.

Penyelenggaraan program FIABCI University di kongres Bali menjadi langkah maju menuju pembentukan FIABCI University di Indonesia. Indonesia memiliki beberapa institusi perguruan lebih yang terkemuka seperti Universitas Tarumanegara di Jakarta dan Universitas Kristen Petra di Surabaya. Mereka sangat potensial menjadi mitra untuk FIABCI University.

Keberadaaan FIABCI University di Indonesia akan memberikan manfaat berharga bagi para praktisi dan perkembangan industri properti nasional. Pada dasarnya, dengan adanya FIABCI University di Indonesia, para praktisi atau siswa yang ingin belajar properti tidak perlu pergi ke FIABCI University di Paris.

Para peserta dapat mengambil kursus di setiap bagian FIABCI University seperti di Singapura, Jerman dan Amerika Serikat. Di negara-negara tersebut FIABCI University berhasil bermitra dengan universitas lokal terkemuka.

Dengan menjadi bagian dari FIABCI University, Indonesia akan dapat menfasilitasi dan menyediakan sarana pendidikan di bidang properti lokal dan internasional. Dengan demikian maka bukan hanya para profesional real estate dalam negeri yang dapat belajar di FIABCI University, tetapi sekaligus para profesional asing juga dapat belajar di Indonesia.

Didirikan sejak tahun 1980-an di Paris, Prancis, FIABCI University pada awalnya menawarkan program sertifikasi profesi internasional yakni Certified International Property Specialist (CIPS). Namun pada perkembanganya, FIABCI University membuka dua program pendidikan profesional yakni FIABCI International Real Estate Consultant Designation (FIREC) dan FIABCI Diploma International Real Estate (Dipl. FIABCI). FIABCI University selain itu juga sudah membuka dua program studi real estat bagi praktisi properti dan non-praktisi.

FIREC merupakan program pendidikan yang dirancang secara unik dan gelar ini diberikan bagi anggota FIABCI setelah selesai keseluruhan program. Selain menyelesaikan minimal empat puluh jam program akademis FIABCI, maka calon FIREC harus menyerahkan laporan tentang kegiatan usaha mereka. Tidak hanya itu, mereka juga disyaratkan telah menghadiri sekurang-kurangnya dua kali kongress FIABCI dunia atau kongres regional.

Sementara itu, Dipl. FIABCI merupakan program yang dijalankan melalui kerjasama FIABCI University dengan universitas mitra. Berbeda dengan FIREC, pada program ini FIABCI University hanya menstandarisasikan modul-modulnya saja, sementara persyaratan penyelesaian programnya bervariasi dari satu universitas dengan universitas mitra lainnya, tergantung pada masing-masing negara.

Secara umum, FIABCI University membutuhkan menyelesaikan minimal sepuluh program standar agar siswa untuk memperoleh gelar Dipl. FIABCI. Program–program tersebut antara lain Dasar-dasar Pasar Real Estat International, Membangun Jaringan, Negosiasi, Pemasaran, Pembiayaan dan Mata Uang Internasional, Etika, Teknologi, Intelligent Bangunan, Zona Perdagangan Internasional, dan Komisa Pengarah International.

FIABCI (The International Real Estate Federation) adalah organisasi nirlaba yang mendapatkan konsultatif khusus sebagai Organisasi Non-pemerintah (NGO) di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan merupakan sebuah federasi yang beranggotakan 120 organisasi realestat profesional dan mewakili lebih dari 1,5 juta profesional serta 3.300 praktisi realestat.

FIABCI hadir di 60 negara dan bertujuan untuk membawa dimensi internasional ke pasar lokal dan untuk memberikan peluang bisnis real estat kepada para anggotanya di seluruh dunia. Hal ini memberikan keunikan pengetahuan lokal melalui para anggotanya, akses ke asosiasi real estat terkemuka di dunia serta membangun keputusan penting yang mendapat dukungan data dari FIABCI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau