NAIROBI, KOMPAS.com - Para perompak Somalia telah menangkap sebuah kapal barang berbendera Panama dengan 21 awak dari Filipina, kata kelompok maritim regional dan pasukan patroli angkatan laut Eropa di kawasan tersebut, Rabu (21/4/2010).
Andrew Mwangura dari Program Bantuan Pelaut Afrika Timur yang bermarkas di Kenya mengatakan, kapal tersebut, MV Voc Daisy, ditangkap pada Rabu pagi, pada sekitar 190 mil di tenggara pelabuhan Oman, Salalah. Dia mengatakan, kapal tersebut telah berlayar dari Uni Emirat Arab ke satu pelabuhan yang ditentukan di Terusan Suez.
Pasukan patroli angkatan laut Uni Eropa di kawasan itu membenarkan penangkapan kapal tersebut di laman jejaringnya. Pasukan itu mengatakan, Voc Daisy berbobot mati 47.183 ton. Belum segera jelas kapal tersebut mengangkut apa.
Para pakar maritim mengatakan, para perompak Somalia telah meningkatkan serangan-serangannya dalam beberapa hari terakhir ini, sebagian besar disebabkan oleh cuaca bagus, yang diinginkan untuk operasi-operasi mereka.
Tiga kapal nelayan Thailand juga ditangkap pada akhir pekan lalu, dan beberapa serangan tak berhasil juga dilakukan oleh para perompak.
Sementara itu, sebelumnya terdapat laporan, bahwa serangan perompak di seluruh dunia turun 34 persen dalam kuartal pertama 2010 dari tahun lalu, sehubungan terus berlanjutnya kehadiran angkatan laut asing di Teluk Aden, kata pengamat kelautan Rabu.
Biro Maritim Internasional (IMB) yang bermarkas di London mengatakan, pusat pelaporan perompakannya yang berkantor di Kuala Lumpur mencatat 67 kasus perompakan dari Januari sampai Maret tahun ini. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu terjadi 102 pembajakan.
Jumlah seluruh serangan yang terjadi tahun lalu mencapai 406 kasus atau tertinggi selama enam tahun terakhir.
Biro mencatat terjadinya ’penurunan dramatis’ dalam serangan-serangan perompak di Teluk Aden, dan juga laut-laut yang menghubungkan Eropa dengan Asia.