Gila! Wakil Ketua DPRD Aniaya Bidan

Kompas.com - 21/04/2010, 23:24 WIB

DUMAI, KOMPAS.com - Wakil ketua DPRD Kota Dumai, Riau, ES, dilaporkan ke polisi terkait kasus penganiayaan terhadap seorang bidan Rumah Sakit Umum Dumai, Eka Fadilah (25).

Kapolres Dumai, AKBP Hersadwi Rusdiono Rabu (21/4/2010) mengatakan, pengaduan penganiayaan itu dilaporkan secara resmi Eka Fadilah, warga jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.

Sejak laporan tersebut masuk ke ranah hukum, pihaknya telah menunjuk beberapa saksi baik dari pelapor dan terlapor kasus tersebut.

"Untuk sementara, kami akan memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi guna pengembangan kasus ini. Setelah itu baru kita panggil terlapor, dalam hal ini Wakil Ketua DPRD Dumai," ringkasnya.

Berdasarkan pengakuan pelapor Eka Fadilah, tindak penganiayaan itu berlangsung, Minggu, sekitar pukul 22.00 WIB di ruang piket bidan di lantai dasar RSUD Kota Dumai yang memiliki dua lantai.

Kronologis menurut Eka, ES mendatangi RSUD Dumai untuk mengantarkan orangtuanya yang sakit dan meminta agar orangtuanya dirawat di ruangan khusus VIP.

Menanggapai permintaan ES, korban mengatakan, ruangan VIP telah diisi sejumlah pasien dan beberapa yang tersisa telah diboking oleh pasien lainnya.

"Nggak tahu kenapa, tiba-tiba dia (ES) menampar saya tanpa alasan yang jelas," katanya.

Saat itu, Eka mengaku tidak kuasa menahan perih tamparan tersebut dan hanya bisa mengucurkan air mata sebelum beberapa saat kemudian ES pergi tanpa sepatah kata.

Keesokan harinya, setelah kejadian itu, Senin (19/4), Eka mengaku melaporkan kejadian itu ke Polisi untuk meminta pertanggungjawaban.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau