Euro Turun Tajam terhadap Dollar

Kompas.com - 22/04/2010, 05:54 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Euro turun tajam terhadap dollar pada Rabu (21/4/2010) karena pasar uang berbalik terhadap Yunani yang memulai pembicaraan dengan pejabat Eropa dan IMF tentang utang yang besar.

Dealer mengatakan, pasar sedang bertaruh, Athena akhirnya harus meminta untuk pelaksanaan paket bantuan Uni Eropa-IMF dengan imbal hasil (yield)—tingkat pengembalian—pada patokan obligasi 10-tahun Yunani pada tingkat rekor di atas delapan persen.

"Pada tingkat itu, Yunani tidak akan mampu membayar dan menghimpun dana segar, sehingga harus mencari bantuan karena kewajiban utang jatuh tempo," kata mereka.

Pada akhir perdagangan London, euro turun menjadi 1,3382 dollar, lepas dari terendah 1,3359 dollar sekitar tengah hari, tetapi masih jauh dari 1,3436 dollar yang diperdagangkan di New York pada Selasa.

Terhadap mata uang Jepang, dollar sedikit lebih kuat menjadi 93,24 yen dari 93,17 yen pada Selasa. Uni Eropa dan para ahli IMF memulai 10 hari pembicaraan penting di Athena pada Rabu, untuk merinci paket penyelamatan terhadap Yunani.

Bersama dengan Bank Sentral Eropa (ECB), mereka membuka pembicaraan dengan Menteri Keuangan Yunani George Papaconstantinou tentang kemungkinan bantuan keuangan.

"IMF/Uni Eropa/ECB akhirnya bisa berkumpul di Athena untuk serangkaian pertemuan yang diperkirakan akan memakan waktu sekitar 10 hari," kata analis Jane Foley pada situs perdagangan Forex.com.

"Yunani (perdana menteri) telah meyakinkan pasar, dana 30 miliar euro dari Uni Eropa dapat menjadi pemicu dan diterima dalam minggu-minggu ini, jika fasilitas ini diminta."

"Ini akan mengurangi kekhawatiran, konstitusi beberapa negara-negara Uni Eropa mungkin harus diubah untuk memungkinkan pinjaman ke Yunani."

Di tengah tanda-tanda kuat bahwa Yunani bersiap-siap untuk mengajukan bantuan, Kementerian Keuangan Yunani menambahkan, "Diskusi menyangkut program kebijakan ekonomi tiga tahun."

"Ini dapat didukung dengan bantuan keuangan dari anggota zona euro dan Dana Moneter Internasional, otoritas Yunani harus memutuskan untuk meminta mengaktifkan mekanisme ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Yunani membutuhkan sekitar 10 miliar euro dalam beberapa minggu ke depan dan sekitar 30 miliar euro secara total untuk sisa tahun untuk membayar tagihan dan mengizinkannya untuk memotong anggaran besar-besaran dan reformasi struktural.

"Pasar tetap waspada terhadap kesepakatan apa pun untuk Yunani sampai akhirnya disampaikan," kata analis Barclays Capital, Huw Worthington, dalam catatan riset.

Dalam perdagangan London pada Rabu, euro berada pada 1,3382 dollar terhadap 1,3436 dollar pada Selasa, di 124,78 yen (125,23), 0,8691 pound (0,8744), dan 1,4328 franc Swiss (1,4353).

Dollar berdiri pada 93,24 yen (93,19) dan 1,0710 franc Swiss (1,0683). Pound berada pada 1,5397 dollar (1,5365).

Di London Bullion Market, harga emas bergeser menjadi 1.143 dollar per ons dari 1.144,75 dollar per ons pada Selasa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau