JAKARTA, KOMPAS.com - Harianto Badjuri, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP (nonaktif) membantah informasi yang menyebutkan adanya anggota Satpol PP yang hilang usai insiden bentrokan di makam Mbah Priuk, Koja, Jakarta Utara.
"Enggak ada (yang hilang)," kata Badjuri kepada wartawan usai dimintai keterangan oleh Komnas HAM, di Gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta, Kamis (22/4/2010).
Penyataan ini sekaligus menguatkan pernyataan sebelumnya dari Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang menyebutkan tidak ada Satpol PP yang hilang. Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, membantah pernyataan Hotman Sinambela, Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu yang mengatakan setidaknya ada 873 anggotanya yang belum diketahui keberadaannya usai insiden Priuk.
Sementara, terkait penonaktifannya sebagai Kepala Satpol PP, Badjuri mengaku ikhlas dan menerima pencopotan tersebut. "Bagi saya itu fungsi jabatan. Saya terima dengan ikhlas dan lapang dada," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang