SURABAYA,KOMPAS.com - Sampai dengan Kamis (22/4), KPU Kota Surabaya belum menerima hasil rekapitulasi daftar pemilih tetap pilkada Kota Surabaya. Lambatnya proses rekapitulasi daftar pemilih tetap dikhawatirkan berpengaruh pada kesiapan logistik.
Anggota KPU Surabaya Edward Dewaruci mengatakan, hingga saat ini KPU Surabaya belum mengetahui jumlah total daftar pemilih tetap (DPT). "Kami berharap minggu ini rekapitulasi DPT segera disampaikan. Kepastian jumlah DPT sangat dibutuhkan untuk menyiapkan kebutuhan logistik," ucapnya," Kamis (22/4/2010) di Surabaya.
Menurut Edward, setelah DPT disahkan di tiap-tiap Panitia Pemungutan Suara (PPS), dipastikan tak ada lagi perubahan DPT, baik berupa penambahan maupun pengurangan.
Tanggal 18 April 2010 merupakan batas akhir koreksi dan perbaikan daftar pemilih sementara (DPS), pencatatan pemilih baru dan daftar pemilih perubahan, serta pengesahan DPT.
Edward berharap, dalam pekan ini seluruh DPT dapat diserahkan ke KPU Surabaya. Jika minggu ini rekapitulasi DPT tersusun, ditargetkan pengadaan seluruh kebutuhan logistik pilkada Kota Surabaya 2010 siap pada minggu kedua bulan Mei 2010 mendatang.
Harus segera diserahkan
Sesuai dengan tahapan pilkada yang dirancang KPU Kota Surabaya, pengesahan DPT dalam Pilkada Kota Surabaya 2010 seharusnya berlangsung pada 18 April 2010. Selanjutnya, DPT harus disampaikan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) ke Komisi Pemilihan Umum Kota Surabaya.
Tak hanya DPT, pada hari yang sama pula, DPS dan daftar pemilih perbaikan/tambahan harus dikirimkan secara elektronik dengan tembusan ke KPU Provinsi Jatim dan KPU Pusat.
Karena DPT dari seluruh PPS di Surabaya belum terkumpul, maka KPU Surabaya belum bisa menyampaikan jumlah total DPT pilkada Kota Surabaya 2010.
Menurut Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu KPU Kota Surabaya Arif Laksana, hingga saat ini sebagian DPT masih berada di PPS. Berdasarkan daftar potensi penduduk pemilih pemilu (DP4), jumlah pemilih dalam pilkada mendatang mencapai 2.237.465 jiwa. Namun setelah menjadi DPS jumlahnya menjadi lebih 2.144 jiwa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang