Diluncurkan, Riset tentang Dampak Ponsel

Kompas.com - 23/04/2010, 13:56 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Penelitian terbesar di dunia dalam hal keamanan memakai telepon seluler (ponsel) diluncurkan di London. Dalam studi ini akan dilibatkan 250.000 pengguna ponsel di lima negara di Eropa, yakni Finlandia, Denmark, Swedia, Inggris, dan Belanda.

Penelitian yang didanai oleh perusahaan telekomunikasi Inggris, Mobile Telecommunications dan Health Research, ini bertujuan untuk membuktikan mitos-mitos yang selama ini beredar mengenai efek menggunakan handphone.

Beberapa riset telah menunjukkan bahwa ponsel tidak berdampak pada kesehatan seseorang, tetapi para ahli menilai periode penelitian tersebut mungkin kurang panjang untuk mendeteksi penyakit-penyakit tertentu, seperti kanker. Itu sebabnya, penelitian yang dinamai Cosmos ini akan dilakukan dalam periode lima tahun.

"Kami belum bisa memastikan apakah ponsel bisa memicu kanker. Beberapa penelitian memang menyebutkan tidak ada kaitannya, tapi kami perlu membuktikannya," kata salah seorang peneliti, Profesor Lawrie Challis.

Para peneliti menyebutkan, saat ini cara terbaik yang bisa dilakukan adalah mulai memonitor kesehatan para pengguna ponsel dalam periode yang lama. "Dengan cara ini kita bisa mendapat gambaran yang nyata untuk menentukan apakah ada kaitan antara ponsel dan penyakit," kata Dr Mireille Toledano, peneliti dari Imperial College London.

Nantinya penelitian ini tidak terbatas pada penyakit kanker otak, mengingat saat ini orang menggunakan ponsel dalam berbagai cara, termasuk untuk membuka situs, sehingga ponsel tidak selalu harus dipakai dekat kepala.

"Kami akan melihat berbagai dampak kesehatan yang timbul, termasuk berbagai jenis kanker, seperti kanker kulit dan penyakit yang berkaitan dengan saraf otak. Gangguan dan keluhan seperti sakit kepala, tinnitus, depresi, dan gangguan tidur juga akan kami monitor," kata Toledano.

Kita tunggu saja hasilnya lima tahun lagi. Apakah radiasi elektromagnetik yang selama ini dituding berbahaya bagi kesehatan benar-benar terbukti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau