Dana penelitian

Hatta: Dana Riset Dibebaskan dari Pajak

Kompas.com - 23/04/2010, 16:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Dana riset yang diperoleh lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan pada perguruan tinggi atau lembaga riset swasta akan dibebaskan dari pungutan pajak dan non-pajak. Langkah ini diharapkan akan menumbuhkan daya inovasi Indonesia agar lebih berdaya saing dalam persaingan ekonomi dengan negara-negara lain.

"Untuk menjadi unggul dalam persaingan ekonomi ini, Indonesia harus inovatif. Itu butuh pengembangan riset yang lebih agresif lagi," ungkap Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Jumat (23/4/2010).

Hatta mengatakan, investasi di bidang riset yang dilakukan oleh perusahaan swasta atau pemerintah dapat dijadikan sebagai pemotong penghasilan kena pajak sehingga pembayaran pajak penghasilan perusahaan itu menjadi lebih rendah. Selain itu, dana tambahan yang diperoleh dari hasil pengerjaan riset dari perguruan tinggi negeri (PTN) tidak akan ditarik ke APBN sebagai pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

"Dana tambahan itu harus digunakan kembali pada riset-riset lainnya. Dengan cara ini, akan ada banyak keringanan yang diperoleh oleh lembaga-lembaga riset atau perusahaan yang memiliki lembaga litbang," ungkapnya.

Atas dasar itulah, lanjut Hatta, pemerintah tengah menyiapkan Komite Inovasi Nasional yang dirumuskan di Tampak Siring, Bali, beberapa waktu lalu. Komite ini diharapkan akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait perkembangan inovasi kepada Presiden, baik diminta atau tidak diminta.

"Dengan adanya komite ini, kami ingin agar Indonesia memiliki 3-4 unggulan yang hanya dimiliki Indonesia. Untuk memperkuat itu, semua pusat riset dan litbang di pemerintah dan swasta akan disinergikan," ungkap Hatta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau