Tenis barcelona terbuka

Ferrer Bertemu Verdasco di Semifinal

Kompas.com - 23/04/2010, 21:51 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — David Ferrer, yang dua musim terakhir jadi runner-up turnamen tenis Barcelona Terbuka, membuka peluang untuk menyamakan prestasi tersebut. Unggulan delapan tersebut melangkah ke semifinal setelah menaklukkan pemain Brasil peringkat 33 ATP, Thomaz Bellucci, dengan straight set 6-4, 6-0 pada babak perempat final yang berlangsung hari Jumat (23/4/2010).

Pada set pertama, Ferrer sempat mengalami kesulitan dan dipaksa bermain selama lebih kurang satu jam untuk meraih kemenangan. Namun, pada set kedua, petenis Spanyol ini tiga kali melakukan break sehingga dengan mudah menang 6-0, sekaligus membuka peluangnya ke final untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Untuk sementara, Ferrer mencatat sudah empat kali berturut-turut maju ke semifinal di Real Club de Tenis (dalam dua final terdahulu, dia selalu kalah dari kompatriotnya, Rafael Nadal).

Selanjutnya, Ferrer akan bertemu Fernando Verdasco. Unggulan kelima yang pekan lalu menjadi finalis di Monte Carlo, yang juga rekan senegara Ferrer ini, lolos setelah menang 6-2, 7-6(7/4) atas pemain Latvia Ernests Gulbis.

Partai perempat final lainnya akan mempertemukan unggulan kedua yang merupakan runner-up Roland Garros Robin Soderling (Swedia) dengan pemain Argentina Eduardo Schwank. Selain itu, ada partai unggulan ketiga dari Perancis, Jo-Wilfried Tsonga, dengan pemain muda Belanda, Thiemo de Bakker.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau